Home About Us Comitte Members Gallery Contact       Download
Sekilas Hikmah

"Hadis riwayat Abu Zar ra.: Bahwa Ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: Setiap orang yang mengaku keturunan dari selain ayahnya sendiri, padahal ia mengetahuinya, pastilah ia kafir (artinya mengingkari nikmat dan kebaikan, tidak memenuhi hak Allah dan hak ayahnya). Barang siapa yang mengakui sesuatu bukan miliknya, maka ia tidak termasuk golongan kami dan hendaknya ia mempersiapkan tempatnya di neraka. Barang siapa yang memanggil seseorang dengan kata kafir atau mengatakan musuh Allah, padahal sebenarnya tidak demikian, maka tuduhan itu akan kembali pada dirinya [HR Muslim]"
 

Info Haji dan UmrahDiposting : 30 Nop 2017 11:03:25 WIB
Dirjen PHU : KUA Akan Diperkuat Sebagai Lokomotif Manasik Haji
Sumber : Anggoro Husni / Jakarta (PHU)


Jakarta (PHU)—Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar mengatakan akan memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan sebagai lokomotif manasik haji. Jadi saat ini keefektifan berkurang karena calon Jemaah lebih tertarik dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) daripada KUA. Demikian disampaikannya saat Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Penyelenggaraan Ibadah Haji di Marlynn Park Hotel Jakarta. Rabu (8/11/2017).

“Karena selama ini calon Jemaah haji lebih percaya KBIH daripada KUA,” tegasnya.

Selama ini, lanjut Nizar, calon Jemaah haji yang diundang untuk melaksanakan manasik haji tidak sesuai dengan ekspetasi yang diharapkan oleh calon Jemaah haji. Tapi kalau KBIH yang mengundang pasti semua Jemaah datang, Nizar juga meminta agar KBIH tidak esklusif. Jadi jangan merasa Jemaah haji yang berada dalam satu kloter adalah Jemaah miliknya sehingga tidak memperhatikan Jemaah yang lain.

“Kalau sudah menyatu dalam satu kloter bukan milik satu KBIH saja, sehingga jangan ada silang pendapat atau kontroversi didalamya,” ujarnya

Dirinya juga menyambut baik adanya pola regulasi dengan bekerjasama dengan KBIH, adanya permintaan petugas untuk KBIH, pihaknya juga melakukan perubahan-perubahan radikal menyangkut petugas haji kedepan, termasuk meminta tambahan kuota petugas untuk KBIH dan nantinya

“Apabila nanti ada Gubernur atau Bupati yang tidak mengalokasi anggaran, kita harus keras akan mengisi petugas di KBIH,” tegas Nizar.

Kedepannya KUA dalam melaksanakan manasik juga dapat melibatkan KBIH, jadi pengurus forum KBIH diundang, sehingga nanti ada jemaahnya yang tertarik, karena KBIH akan memobilisasi jemaahnya untuk melaksanakan manasik di KUA.

“Diharapkan nanti ada sinergi yang baik antara KBIH dan KUA,”ucapnya.(ha/ha)



 

5 Berita Terbaru  
5 Berita Sebelumnya  
  Kemenag Revisi Regulasi Penyelenggaraan Umrah
  Muassasah Asia akan tingkatkan sarana haji khusus
  Haji Muassasah Asia Tingkatkan Sarana Haji Khusus
  Kasus Haji Filipina Harus Diusut Tuntas
  AMPHURI Dukung Penindakan Tegas bagi Pelaku Penipuan Haji


Home About Us Comitte Members Gallery Contact