Home About Us Comitte Members Gallery Contact       Download
Sekilas Hikmah

"Berkata Anas ra, bahwasanya Nabi saw bersabda: ”Allah telah berfirman:

Jika Aku menimpakan suatu mushibah ke atas salah seorang hamba-Ku pada badannya, atau hartanya, atau anaknya, lalu dia menerima mushibah itu dengan penuh kesabaran, niscaya di hari kiamat Aku malu akan menegakkan baginya neraca timbangan atau membuka buku catatan amalnya”. (HR. Qudha’i) dan (Dailami, Hakim, Tirmidzi)"

 

Berita Kemenag RIDiposting : 24 Mar 2015 19:29:08 WIB
Ditjen PHU Umumkan Pelunasan Jemaah Haji Khusus Tahap I
Sumber : Kemenag RI


Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama mengumumkan Pelunasan Tahap I Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (BPIH-Khusus) Tahun 1436H/2015M.

Pelunasan Tahap I ini dimulai pada tanggal 24 Maret sd 02 April 2015. Nama-nama jemaah haji khusus yang berhak melunasi dapat dilihat di http://haji.kemenag.go.id/v2/content/berhak-lunas-bpih-khusus-tahun-1436...

Nama-nama jemaah haji yang berhak melunasi dimaksud telah memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Belum pernah menunaikan ibadah haji;
2. Telah berusia 18 tahun (diperhitungkan pertanggal 1 Maret 2015) atau telah menikah;
3. Jemaah lunas tunda/gagal berangkat Tahun 1435H/2014M yang telah membayarkan pengembalian BPIH Khusus ke Rekening Menteri sesuai dengan batas waktu yang ditentukan, yaitu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak pelaksanaan wukuf (3 November 2014);
4. Jemaah lunas tunda/gagal berangkat Tahun 1434H/2013M dan Tahun 1435H/2014M yang telah membayarkan pengembalian BPIH Khusus ke Rekening Menteri Agama (sesuai Keputusan Direktur Jenderal Nomor D/53 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor D/663 Tahun 2014 tentang Pengembalian BPIH Khusus Jemaah Haji Khusus Lunas Tunda/Gagal Berangkat Tahun 1434H/2013 M dan 1435H/2014M).

Apabila masih terdapat sisa kuota pada akhir masa pelunasan tahap I, maka pelunasan akan diperpanjang pada tahap berikutnya dengan ketentuan:

1. Jemaah haji yang tidak dapat melunasi pada tahap I karena kegagalan sistem;
2. Jemaah haji yang sudah pernah menunaikan ibdah haji yang masuk kuota tahun berjalan;
3. Penggabungan suami/istri yang dibuktikan oleh akta nikah/kartu keluarga dengan ketentuan mendaftar paling lambat 1 Januari 2014;
4. Penggabungan anak dengan orangtua yang dibuktikan dengan akta kelahiran dengan ketentuan mendaftar paling lambat sebelum 1 Januari 2014;
5. Belum pernah menunaikan ibdah haji sesuai sesuai urutan nomor porsi berikutnya dalam data base SISKOHAT.

Keterangan lebih lanjut atas pelunasan tahap I ini dapat menghubungi Subdit Pendaftaran Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Telp (021) 34833924.

 



 

5 Berita Terbaru  
  Timsusgakum Kemenag Kembali Tertibkan Markas Travel Umrah Tak Berizin
  Langkah-Langkah Penanggulangan Virus MERS Bagi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Khusus
  Reformasi Penyelenggara Ibadah Umrah
  Pengawasan dan Pengendalian Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah
  Surat Edaran Kanwil tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Ibadah Umrah
5 Berita Sebelumnya  
  Biro Umroh dan Haji Makin Menjamur
  Surat Nota Kesepahaman KEMENAG RI dan POLRI
  Muasasah Haji Janji Berikan Kualitas Layanan Terbaik di Arafah-Mina
  Menag Minta Petugas PPIH Bekerja Jujur
  Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji


Home About Us Comitte Members Gallery Contact