Menhaj Evaluasi Pelunasan Bipih hingga Proyek Asrama Haji
January 16, 2026
Menhaj: Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji
January 17, 2026

Menhaj Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov NTB dalam Perkuat Ekosistem Haji dan Pariwisata

AMPHURI.ORG, MATARAM–Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan optimalisasi potensi ekonomi daerah di Indonesia dipandang sangat strategis untuk dapat diintegrasikan dengan ekosistem haji dan pariwisata internasional. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk masuk ke pasar Arab Saudi.

“NTB memiliki potensi ekonomi yang sangat luas. Kami melihat ada peluang besar untuk mengomunikasikan kerja sama terkait produk kerajinan tangan hingga hasil perkebunan seperti kurma di Lombok Utara agar bisa bersinergi dengan kebutuhan di Tanah Suci,” kata Menhaj Irfan Yusuf, saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka audiensi dengan Pemerintah Provinsi NTB di Kantor Gubernur, Mataram, pada Jum’at (15/1/2026), seperti dikutip laman resmi Kemenhaj, haji.go.id.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pariwisata setempat untuk mengarahkan turis Arab Saudi ke NTB. Karakteristik alam Lombok yang memiliki kombinasi laut dan pegunungan dinilai sangat sesuai dengan preferensi wisatawan asal Timur Tengah.

“Kami ingin memastikan turis mancanegara, khususnya dari Arab Saudi, bisa langsung diarahkan ke NTB. Keindahan laut dan pegunungan di sini adalah ciri khas yang sangat disukai oleh mereka,” ujar Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Selain sektor komoditas, audiensi ini juga membahas strategi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Saudi. Salah satu poin krusial yang didiskusikan adalah pemanfaatan Empty Flight (penerbangan kosong).

“Kami juga mendiskusikan teknis empty flight ini bersama Kementerian Pariwisata agar lebih efisien,” tambahnya.

Melalui audiensi ini, Kemenhaj dan Pemprov NTB berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah di wilayah NTB, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan ekspor produk lokal.

Turut hadir, Anggota Komisi VIII DPR RI Lala Sifa Unfus, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi, Kakanwil Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin, Plh. Sekretaris Daerah NTB Lalu M. Faozal, serta Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia. (hay)

Leave a Reply