

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Puji Raharjo menegaskan bahwa penguasaan bahasa Arab menjadi kompetensi penting bagi petugas haji dalam mendukung pelayanan dan perlindungan jamaah. Penguasaan bahasa Arab dasar ini menjadi kunci agar petugas mampu berkomunikasi secara efektif dalam memberikan pelayanan dan perlindungan jamaah.
Demikian ditegaskan Dirjen Bina PHU Kemenhaj Puji Raharjo saat menerima kunjungan peserta Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Bahasa Arab Dasar dari Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri di kantor Kemenhaj, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji 1447H/2026 melibatkan unsur TNI dan Polri sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan. Peningkatan kapasitas petugas juga terus dilakukan, termasuk melalui pembekalan bahasa Arab dasar.
Puji menambahkan, penyelenggaraan haji tahun ini merupakan mandat pertama Kementerian Haji dan Umrah yang harus mempersiapkan sekitar 221.000 jamaah dalam waktu relatif singkat, di tengah proses transisi kelembagaan.
“Ini menjadi pertaruhan besar bagi keberhasilan institusi, terlebih di tengah dinamika situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah,” katanya.
Puji menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Persiapan haji tahun berikutnya bahkan dimulai segera setelah puncak ibadah haji (wukuf di Arafah) pada Juli 2026. Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik haji non-prosedural.
“Tidak ada keberangkatan haji tanpa visa haji,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Bina Petugas Haji, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menyampaikan bahwa petugas haji berperan sebagai garda terdepan dalam pelayanan, pembinaan, perlindungan, serta koordinasi lintas pihak guna memastikan kelancaran ibadah jamaah.
Turut hadir Tenaga Ahli Wakil Menteri Haji dan Umrah, Muftiono; Sesditjen Bina PHU, Rizka Anungnata; Sesditjen Pelayanan Haji, Abd Haris; Direktur Bina Petugas Haji, Chandra Sulistio Reksoprodjo; serta Kepala Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri, Joni Getamala. (hay)