

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kartu Nusuk menjadi hal yang sangat penting dan wajib dimiliki setiap jamaah dalam pelaksanaan ibadah haji. Kartu Nusuk menjadi bagian dari sistem digital yang dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji selama berada di Tanah Suci.
Sebagaimana dilansir dari Saudigazette, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi menjelaskan kartu Nusuk merupakan alat utama untuk mengatur masuknya jamaah ke Mekkah dan Masjidil Haram.
Kartu Nusuk ini terhubung dengan sistem aplikasi Nusuk yang menyimpan data lengkap jamaah, termasuk identitas, visa, akomodasi, transportasi, hingga jadwal ibadah.
Sebagai bagian dari transformasi digitalnya, Kemenhaj Saudi juga telah menyediakan versi digital kartu Nusuk melalui aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Hal ini memungkinkan jamaah untuk memiliki akses instan ke data mereka dan memfasilitasi proses verifikasi dan akses ke layanan terkait Haji kapan saja.
Adapun fungsi Kartu Nusuk dalam penyelenggaraan haji modern adalah, sebagai berikut:
Kartu Nusuk menjadi pengganti berbagai dokumen fisik yang sebelumnya harus dibawa jamaah. Dengan satu kartu, seluruh data penting sudah terintegrasi secara digital.
Jamaah wajib menunjukkan kartu Nusuk untuk memasuki lokasi-lokasi penting seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tanpa kartu ini, akses jamaah bisa dibatasi.
Kartu Nusuk membantu otoritas dalam memastikan hanya jamaah resmi yang dapat mengikuti rangkaian ibadah haji, sehingga meningkatkan keamanan dan ketertiban.
Kartu ini terhubung dengan layanan transportasi, konsumsi, dan akomodasi, sehingga memudahkan pengelolaan logistik jamaah secara menyeluruh.
Sementara, manfaat Kartu Nusuk bagi jamaah haji adalah sebagai berikut:
Dengan sistem digital yang terintegrasi, jamaah tidak perlu membawa banyak dokumen. Cukup satu kartu untuk berbagai keperluan.
Data jamaah tersimpan dalam sistem digital, sehingga lebih aman dibandingkan dokumen fisik yang rawan hilang.
Proses verifikasi identitas, akses transportasi, hingga layanan lainnya menjadi lebih cepat dan efisien.
Dalam kondisi darurat, data jamaah dapat dengan mudah diakses oleh petugas untuk memberikan bantuan yang tepat.
Kemudian, sebagaimana dilansir dari laman Nusuk, kartu Nusuk tidak hanya mempermudah aspek teknis perjalanan, tetapi juga membuat pengalaman ibadah di Tanah Suci menjadi lebih tertib, nyaman, dan terarah. (hay)