Kemenag Minta PIHK Jamin Perlindungan Kesehatan Jamaah Haji Khusus
May 9, 2025
Tips Penting untuk Jamaah Haji yang Baru Tiba di Tanah Suci
May 14, 2025

Inilah Tiga Fungsi Kartu Nusuk

AMPHURI.ORG, BEKASI–Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief menjelaskan, saat berada di Arab Saudi, jamaah haji Indonesia akan menerima kartu Nusuk. Kartu Nusuk ini menjadi semacam identitas sekaligus ‘tiket’ bagi Jamaah dalam mendapatkan akses layanan dan juga dalam aktivitas di setiap tahapan ibadah haji.

Hilman menjelaskan, ada tiga fungsi utama kartu ‘Nusuk’. Pertama, Nusuk adalah layanan dari syarikah. Tahun ini, layanan Jamaah haji Indonesia dikelola oleh delapan perusahaan swasta yang disebut sebagai syarikah,

“Setibanya di Madinah, Jamaah akan ditempatkan di hotel yang telah ditentukan oleh syarikah. Nah, sebelum bergerak ke Makkah, setiap Jamaah akan diberikan Nusuk,” terang Hilman di Bekasi, pada Sabtu (10/5/2025), seperti dilansir laman resmi kemenag.go.id.

Menjadi tanggung jawab petugas, lanjut Hillman, untuk memastikan setiap Jamaah memiliki kartu Nusuk. Hal itu akan mempercepat proses identifikasi dan pelayanan karena data Jamaah sudah sinkron dengan data syarikah.

“Nusuk ini spesifik sesuai dengan syarikah yang melayani. Jadi, Insya Allah tidak akan ada lagi cerita Jamaah terlantar karena ketidakjelasan layanan,” paparnya.

Kedua, Nusuk menjadi syarat masuk ke Masjidil Haram. “Dengan sistem satu syarikah dan validasi melalui Nusuk, Insya Allah proses ini akan berjalan lebih tertib dan lancar,” ujarnya.

Ketiga, kegunaan Nusuk akan sangat terasa saat puncak ibadah haji, yakni pergerakan massal Jamaah dari Makkah ke Arafah, lalu ke Muzdalifah, dan Mina.

“Kita akan memberikan pertimbangan khusus untuk Jamaah lansia dan pendampingnya. Namun, secara umum, Nusuk akan menjadi acuan data yang sangat penting untuk mengelola pergerakan 2 juta lebih Jamaah. Jika data kita tidak akurat, dampaknya akan sangat besar,” tegasnya. (hay)

Leave a Reply