Menhaj: Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji
January 17, 2026
Alissa Wahid: Layani Jamaah Haji Lansia dan Perempuan dengan Hati dan Empati
January 20, 2026

Menhaj: Integritas dan Transformasi Digital sebagai Fondasi Pelayanan Jamaah

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan mindset dan penguatan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pembentukan kementerian baru ini menuntut cara kerja yang lebih profesional, efektif, dan kolaboratif. Karena itu, ia menginstruksikan agar pola lama yang lamban dan sektoral segera ditinggalkan demi menciptakan birokrasi yang lebih lincah dan berorientasi hasil.

“Integritas adalah fondasi utama. Penyelenggaraan haji dan umrah adalah amanah suci yang dititipkan negara dan umat. Tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan atau konflik kepentingan yang mencederai kepercayaan publik,” tegas Menhaj, saat memberikan arahan kepada ASN Kemenhaj di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Dalam arahannya, Menhaj meminta ASN agar mampu memberikan layanan yang terbaik kepada jamaah haji. Menhaj juga menegaskan seluruh kebijakan harus bermuara pada kemudahan, kepastian, kenyamanan, dan keselamatan jamaah sebagai wujud kehadiran negara.

ASN Kemenhaj, sambung Menhaj, juga wajib meningkatkan kompetensinya dalam bidang teknis, manajerial, dan digital.

“Transformasi digital ini penting sekali, maka dari itu kami ingin adanya penguatan tata kelola melalui sistem digital yang terintegrasi mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban untuk membangun governance yang lebih baik,” terang Menhaj.

Menhaj pun mengingatkan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji bersifat krusial, mulai dari pelunasan biaya haji hingga kesiapan petugas di lapangan.

“Setiap tahapannya harus dipahami sebagai satu rangkaian proses yang tidak terpisahkan. Kelalaian kecil dapat berdampak besar pada citra negara,” ujarnya.

Menhaj mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah yang dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Dengan komitmen bersama, diharapkan penyelenggaraan haji dan umrah ke depan akan semakin transparan, akuntabel, dan memenuhi harapan seluruh umat. (hay)

Leave a Reply