Kemenhaj Umumkan Daftar Jamaah Haji Khusus Berhak Berangkat Tahap Berikutnya
January 29, 2026
Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Resmi Ditutup, 10 Peserta Raih Hasil Terbaik
January 30, 2026

Bendum AMPHURI: Sertifikasi Menjadi Sanad Institusional bagi Pembimbing Ibadah Haji

AMPHURI.ORG, TANGERANG–Pembimbing ibadah haji dan umrah memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan pengetahuan para calon jamaah dalam memahami ibadah yang akan dijalaninya. Karena itu, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republlik Indonesia (AMPHURI), sangat concern dalam hal edukasi dan pembinaan, salah satunya lewat kegiatan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah.

Demikian disampaikan Bendahara Umum DPP AMPHURI, Ita Puspitawati Jayadih dalam sambutannya di penutupan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah angkatan III tahun 2026, di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, kegiatan sertifikasi ini dalam rangka menjalankan amanat regulasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah sebagaimana diatur Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Adapun dalam pelaksanaanya, kegiatan ini mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pedoman Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah, hari ini bapak dan ibu selama sepekan telah mengikuti kegiatan Sertifikasi. Jika boleh kami profiling, hampir seluruh peserta yang mengikuti sertifikasi ini telah memiliki kompetensi, bahkan ada beberapa diantaranya kami nilai memiliki pengetahuan dan keilmuan yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut Ita menyampaikan, kegiatan sertifikasi hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia serta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini patut kami apresiasi.

“Bagi AMPHURI ini merupakan kali pertama mengadakan sertifikasi di era Kementerian Haji dan Umrah, sementara dengan UIN Jakarta ini untuk yang kesekian kalinya. Insya Allah, kegiatan serupa akan diadakan di wilayah Surabaya,” jelasnya.

Ita pun menegaskan bahwa perlu dicatat pula bahwa setidaknya, sertifikasi ini menjadi sanad institusional dari proses pendidikan untuk melisensi para pembimbing mendapatkan legalitas dari negara untuk melaksanakan bimbingan ibadah haji maupun umrah.

“Karena itu, kami harap selepas mengikuti sertifikasi ini bisa mengaplikasikannya saat bertugas sebagai pembimbing,” katanya.

“Sekali lagi kami ucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan para peserta yang dinyatakan lulus dalam sertifikasi pembimbing ibadah haji dan umrah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rubiyanah yang mewakili Dekan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan AMPHURI untuk selalu bekerjasama dalam sertifikasi pembimbing ibadah dengan UIN Jakarta. Tentunya, sinergi dan kolaborasi kedua institusi ini menjadi akan terus berkelanjutan di masa-masa mendatang.

“Sebagai mitra strategis, kami apresiasi kepada AMPHURI yang selalu mempercayakan kegiatan sertifikasi pembimbing ibadah haji dan umrah bersama kami. Ini merupakan kegiatan yang kesekian kalinya dikolaborasikan. Insya Allah akan ada program dan kegiatan lain yang bisa kita sinergikan,” katanya.

Sementara, sebelumnya dalam laporannya Ketua Pelaksana Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah, Cecep Castrawijaya menyampaikan kegiatan sertifikasi yang berlangsung selama sepekan, 24-30 Januari 2026 ini diikuti sebanyak 95 orang peserta. Dalam sertifikasi yang menerapkan 64 JPL (Jam Pelajaran) ini sebanyak 92 orang peserta dinyatakan lulus, sisanya 3 orang dinyatakan tidak lulus. Cecep menambahkan, selain dinyatakan lulus, penyelenggara juga menetapkan ada 10 peserta terbaik. (hay)

Leave a Reply