

AMPHURI.ORG, MEKKAH—Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan agar penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman. Hal ini untuk menegaskan bahwa ibadah haji harus menjadi simbol perdamaian dunia di tengah konflik global.
Demikian ajakan yang disampaikan Wamenhaj Dahnil saat mengawali kunjungan kerjanya di Arab Saudi, dengan melaksanakan umrah, seperti dilansir laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, haji.go.id, pada Sabtu (28/03/2026).
Dalam keterangannya, Wamenhaj Dahnil memastikan bahwa hingga saat ini seluruh persiapan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Keberangkatan perdana jamaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026.
“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan. Insya Allah, keberangkatan pertama jamaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026,” tegasnya.
Wamenhaj menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya optimal memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan dengan baik demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah.
Di tengah dinamika konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat doa sebagai ikhtiar bersama.
“Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah. Kami juga memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan,” kata Dahnil.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga mengandung pesan universal tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, dan perlindungan terhadap kelompok rentan.
“Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” jelasnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang tengah berkonflik untuk menurunkan eskalasi dan mengedepankan dialog.
“Kita berharap eskalasi konflik dapat menurun, sehingga pelaksanaan haji bisa berlangsung dengan aman. Haji harus menjadi instrumen untuk menghadirkan perdamaian dan keselamatan bagi seluruh umat manusia,” tambahnya.
Wamenhaj juga menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.
“Kita berdoa semoga berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam membangun dialog antar pemimpin dunia dapat membawa perdamaian global,” ujarnya.
Wamenhaj Dahnil kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan kesuksesan penyelenggaraan Haji 2026.
“Semoga Haji 2026 berjalan sukses, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah Indonesia maupun jamaah dari seluruh dunia,” tutupnya.
Kunjungan Wamenhaj ke Saudi dalam rangka pengecekan langsung terhadap kesiapan operasional haji serta koordinasi dengan otoritas setempat. (hay)