AMPHURI Sumut Dorong UMKM Lokal Rambah Pasar Haji
April 27, 2026
Awas Jangan Sampai Tertipu! Akses Raudhah Gratis, Abaikan Link Palsu Modus Nusuk
April 28, 2026

Kemenhaj Jajaki Kerjasama dengan KAI Services, Perkuat Layanan RTE Jamaah Haji

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) menjajaki kerja sama dengan PT KAI Services dalam penyediaan Ready to Eat (RTE) bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Penjajakan kerjasama ini sebagai sebagai langkah awal penguatan model layanan konsumsi jamaah pada penyelenggaraan haji mendatang melalui sistem yang lebih terstandar dan terintegrasi.

“Sejalan dengan arahan Bapak Menteri dalam peningkatan kualitas layanan jamaah haji, pengembangan RTE diarahkan untuk memperkuat efisiensi distribusi, menjaga kualitas makanan, serta meningkatkan ketahanan pangan selama operasional penyelenggaraan ibadah haji,” demikian ditegaskan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, di Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

Menurut Jaenal, dalam pembahasan awal tersebut, kedua pihak juga mendiskusikan aspek teknis penyediaan RTE, meliputi standar menu, sistem pengemasan, hingga ketahanan produk dalam distribusi jarak jauh ke Saudi. Aspek kualitas, terutama pada nasi dan lauk, menjadi perhatian agar makanan tetap layak konsumsi saat diterima oleh jamaah.

Dalam kesempatan itu, PT KAI Services menyampaikan kesiapan kapasitas produksi yang didukung oleh 9 dapur wilayah, 2 dapur sentral, serta lebih dari 180 mitra kerja. Infrastruktur ini menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi jamaah haji dalam skala besar.

Jaenal menegaskan bahwa penjajakan ini masih berada pada tahap awal dan memerlukan pembahasan lanjutan, termasuk pemenuhan seluruh ketentuan dan perizinan dari otoritas terkait di Arab Saudi.

“Setiap penyediaan layanan harus mengikuti regulasi yang berlaku di Arab Saudi, termasuk aspek perizinannya,” ujarnya.

Melalui penjajakan ini, Kemenhaj membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan konsumsi jamaah haji yang lebih terstandar, adaptif, dan siap menghadapi tantangan operasional di lapangan. (hay)

Leave a Reply