Ketua Komisi VIII DPR Apresiasi Kemenhaj atas Kesiapan Haji Tahun 2026
April 8, 2026
Komnas Haji Apresiasi Prabowo atas Terobosan Tata Kelola Penyelenggaraan Haji
April 9, 2026

Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Melalui Digitalisasi, Transparansi, dan Pengawasan

AMPHURI.ORG, TANGERANG—Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf, menegaskan komitmen peningkatan kualitas layanan haji 1447H/2026M melalui penguatan digitalisasi, transparansi, dan pengawasan menyeluruh.

Salah satunya, dengan penyediaan aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir mencapai 100 persen. Aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kesiapan jamaah. Selain itu, Menhaj juga memperkenalkan Aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai inovasi layanan untuk memudahkan jamaah.

“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jamaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jamaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” jelas Menhaj Gus Irfan, sapaan akrabnya, dalam keterangan resminya usai melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Rabu (8/4/2026) malam.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan guna memastikan kelancaran mobilitas jamaah di Arab Saudi.

Menhaj menegaskan pentingnya transparansi dalam pengambilan kebijakan, termasuk dalam pemilihan vendor layanan bagi jamaah haji.

Dalam aspek pengawasan, Kementerian bersama Komisi VIII DPR RI terus melakukan evaluasi di lapangan. Saat ditemukan fasilitas hotel yang kurang layak, langsung dilakukan koordinasi hingga dilakukan penggantian.

Menhaj menekankan bahwa berbagai catatan negatif pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya tidak boleh terulang kembali.

“Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menhaj mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pelayanan sebagai bagian dari ibadah.

“Jadikan pelayanan kepada jamaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” pungkasnya. (hay)

Leave a Reply