

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, menegaskan Kementerian Haji dan Umrah terus berkomitmen dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Salah satunya adalah melalui partisipasi aktif dalam Kick-Off Meeting Penyusunan Desain Besar Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).
“Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan kerangka strategis nasional guna mengoptimalkan potensi ekonomi haji dan umrah sebagai salah satu sektor strategis yang memiliki nilai transaksi besar serta melibatkan berbagai rantai industri, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Dirjen PE2HU, Jaenal Effendi, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, penyusunan desain besar ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengan Nasional (RPJMN) 2025-2029, khususnya transformasi penyelenggaraan haji dan umrah. Selain itu juga untuk mendukung agenda prioritas Presiden dalam pengembangan Kampung Haji sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan dan ekonomi haji dan umrah.
Sejalan dengan hal tersebut, penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah diarahkan untuk memperluas dampak ekonomi penyelenggaraan haji dan umrah bagi masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari amanah Menteri Haji dan Umrah untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk melalui keterlibatan pelaku usaha nasional, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjumlah lebih dari 64 juta.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global haji dan umrah,” tegasnya.
“Pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah harus mampu meningkatkan nilai tambah domestik serta memperkuat peran pelaku usaha nasional dalam rantai pasok global,” imbuhnya.
Jaenal juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong implementasi kebijakan yang terintegrasi dan berdampak nyata.
“Dengan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, ekosistem ekonomi haji diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan ibadah, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (hay)