

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Pemerintah Arab Saudi memperketat syarat istithaah (kemampuan) kesehatan bagi setiap jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada musim 1447H/2026 M.
Sebagaiaman dikutip dari akun resmi instagram Kantor Urusan Haji KJRI di Jeddah, yang diposting pada Senin (13/10/2025), ada enam kondisi kesehatan yang bisa menggagalkan keberangkatan jamaah haji, sebagai berikut
Kegagalan yang diakibatkan karena gagal ginjal yang memerlukan cuci darah, gagal jantung yang gejalanya muncul meskipun dengan sedikit aktifitas fisik, penyakit paru kronis yang memerlukan penggunaan oksigen secar berkala atau terus-menerus dan kerusakan hati tingkat lanjut yang disertai tanda-tanda gagal hati.
Penyakit saraf dan gangguan kejiwaan berat yang menghambat kesadaran atau disertai dengan gangguan gerak.
Kondisi medis yang terjadi ketika seseorang berusia lanjut (umumnya di atas 65 tahun) mengalami penurunan fungsi kognitif yang signifikan, terutama dalam memori, berpikir, dan kemampuan berfungsi sehari-hari.
Kehamilan pada tiga bulan terakhir dan kehamilan beresiko pada seluruh tahap kehamilan.
Penyakit menular aktif yang berdampak pada kesehatan masyarakat di kerumunan (tuberkulosis paru terbuka dan demam berdarah/hemoragik).
Pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi atau pengobatan lain yang sangat melemahkan daya tahan tubuh.
Karena itu, jika mengacu pada keenam kondisi kesehatan tersebut, maka AMPHURI mengimbau kepada calon jamaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan serta rutin berolahraga. (hay)