Masih Relevankah JR Pasca Terbitnya PMHU Nomor 4 Tahun 2025?
November 28, 2025
Kemenhaj Hadirkan Lounge Umrah di Bandara
December 1, 2025

Kemenhaj: Tahun ini, Kuota Perempuan Petugas Haji 30 Persen

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa kuota perempuan petugas pembimbing haji 30 persen. Inilah upaya afirmasi terhadap perempuan yang menjadi bagian dari tema haji tahun 2026.

“Petugas perempuan terutama pembimbing ibadah, pembimbing ibadah perempuan itu kita perbanyak 30 persen,” katanya usai menyaksikan pelantikan pejabat struktural di Kementerian Haji dan Umrah di Masjid Al-Ikhlas, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

“Salah satu tema haji kita pada tahun 2026 itu afirmasi perempuan,” imbuhnya.

Menurutnya, penambahan jumlah perempuan petugas haji ini dilakukan sebagai langkah pemenuhan atas banyaknya perempuan jamaah haji.

“Kenapa pemimpin ibadah perempuan kita tambahkan? Karena sebagian besar jamaah haji kita itu perempuan,” katanya.

Wamenhaj menegaskan, jumlah mayoritas perempuan itu hampir mencapai 60 persen dari total keseluruhan jamaah haji. Karenanya, penambahan kuota perempuan petugas haji menjadi keniscayaan dalam rangka memberikan kenyamanan bagi para jamaah, khususnya mengenai konsultasi peribadatan.

“Nah, untuk memberikan kenyamanan keamanan pada jamaah haji, maka kita menyediakan pembimbing perempuan lebih banyak supaya jamaah lebih nyaman karena kan jamaah lebih nyaman dia,” katanya.

Lebih lanjut Wamenhaj mengatakan, dengan sesama perempuan, jamaah haji akan lebih nyaman dalam berkomunikasi dan berkonsultasi kepada para pembimbing mengenai jalannya ibadah mereka.

“Bertanya dan berkomunikasi dengan sesama pembimbing perempuan, maka pembimbing perempuan nanti kita kurang dari kurang lebih 30 persen dari total petugas, terutama pembimbing ya pembimbing ibadah,” katanya.

Kemudian menyinggung soal pelantikan pejabat struktural di lingkungan Kemenhaj, Wamenhaj Dahnil menjelaskan pelantikan ini merupakan langkah percepatan atau akselerasi dalam kerja-kerja pelayanan haji. Mengingat tenggat waktu yang sangat pendek menuju pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mendatang. Karena itu, Wamenhaj juga berpesan kepada seluruh pejabat yang telah dilantik untuk menampilkan integritas sebagai wajah utama.

“Demi memberikan pelayanan terbaik, penuh keamanan dan kenyamanan bagi umat, khususnya jamaah haji,” tandasnya. (hay)

Leave a Reply