Kemenhaj Tegaskan Tidak Ada Lagi Lunas Tunda Ganti
December 27, 2025
Kemenhaj Pastikan Ekonomi Haji Berdampak bagi UMKM Indonesia
December 28, 2025

Puji: Bimtek PPIH Saudi Fokus pada Penguatan Kompetensi, Mental, dan Jiwa Pelayanan

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Proses rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447H/2026M kini telah memasuki tahapan berikutnya, yaitu bimbingan teknis (Bimtek) PPIH Arab Saudi. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangka memastikan seluruh petugas haji yang telah lolos seleksi memiliki kesiapan yang menyeluruh sebelum diterjunkan untuk melayani jamaah haji di Tanah Suci.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Puji Raharjo Soekarno dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, pada Minggu (28/12/2025), seperti dilansir laman resmi Kemenhaj, haji.go.id.

Puji menjelaskan, bimtek dirancang untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam sesuai dengan bidang tugas masing-masing peserta. Melalui bimtek ini, kata Puji, para petugas haji diharapkan mampu memahami secara utuh peran, fungsi, dan tanggung jawab yang akan diemban, sehingga dapat menjalankan tugas secara profesional dan tepat sasaran di lapangan.

“Bimtek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis petugas, tetapi juga menyiapkan mental dan karakter pelayanan agar petugas mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan empati kepada jamaah,” ujar Puji.

Selain penguatan kompetensi teknis, lanjut Puji, tujuan berikutnya adalah mempererat koordinasi dan soliditas antar petugas. Penguatan hubungan dilakukan tidak hanya dalam satu bidang layanan, tetapi juga antar petugas yang berada dalam satu wilayah penugasan, seperti sektor dan daerah kerja di Saudi.

“Dengan demikian, diharapkan terbentuk kerja tim yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi yang kuat dalam menghadapi berbagai dinamika pelayanan jamaah haji,” katanya.

Puji mengatakan para peserta nantinya akan dibekali pembinaan fisik agar mampu menjalankan tugas yang menuntut mobilitas tinggi dan ketahanan tubuh selama masa operasional haji. Di samping itu, bimtek juga mencakup pemberian pengetahuan dasar fikih haji sebagai bekal pemahaman ibadah, serta pembelajaran bahasa Arab untuk mendukung komunikasi dengan jamaah dan pihak terkait selama bertugas di Saudi.

Menurutnya, bimtek PPIH Saudi tahun ini direncanakan akan dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan bimtek sebelumnya. Hal tersebut seiring dengan bertambahnya materi dan konten bimtek yang diberikan, serta kebutuhan untuk mempersiapkan petugas secara lebih komprehensif.

“Tidak hanya pengetahuan dan keterampilan, bimtek juga difokuskan pada pembinaan mental dan sikap petugas agar senantiasa mengedepankan semangat pengabdian dan jiwa melayani jamaah haji,” jelasnya.

Puji menambahkan, pelaksanaan bimtek PPIH Saudi akan berlangsung selama 4 minggu dan dijadwalkan dimulai pada 10 Januari 2026. Ia berharap melalui bimtek yang lebih intensif dan menyeluruh ini, para petugas haji dapat menjalankan tugas secara optimal, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.

“Sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah,” tandasnya. (hay)

Leave a Reply