Wamenhaj Dahnil Minta Pemeriksaan Istithaah Dipercepat
December 12, 2025
Pamitan, Ditjen PHU Rilis Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji
December 16, 2025

Pulau Komodo Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di mata dunia. Dari sekian banyak tujuan wisata global, Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih sebagai salah satu dari 20 destinasi terbaik dunia untuk tahun 2026 versi BBC.

Dalam panduan tahunannya, yang dirilis pada Jumat (12/12/2025) sebagaimana dikutip CNNIndonesia, BBC menyoroti destinasi yang tidak hanya menawarkan pengalaman luar biasa, tetapi juga menggunakan pariwisata sebagai alat untuk mendukung komunitas lokal, melindungi lingkungan, dan melestarikan warisan budaya yang unik.

“Untuk menyusun daftar kami, kami meminta bantuan staf BBC, jurnalis terpercaya kami, dan beberapa otoritas perjalanan berkelanjutan terkemuka di dunia untuk mengidentifikasi tempat-tempat yang dengan antusias menyambut pengunjung, dan di mana perjalanan Anda dapat memberikan dampak positif,” tulis BBC.

Dalam penilaian itu, keindahan Pulau Komodo digambarkan sebagai salah satu ‘teater satwa liar terbesar di bumi.’ Di dalam Taman Nasional Komodo, yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO, wisatawan dapat menemukan perpaduan unik, yakni pantai berpasir merah muda yang ikonik, perbukitan savana yang dramatis, taman karang yang menjadi rumah bagi pari manta, serta populasi terakhir Komodo liar di dunia.

Tahun 2026 mendatang, Taman Nasional Komodo akan merayakan ulang tahun ke-45. Perayaan ini akan ditandai dengan peluncuran program konservasi baru dan langkah-langkah pengelolaan pengunjung yang ketat, dirancang untuk melindungi hewan purba dan terumbu karang yang rentan terhadap perubahan iklim.

Selain itu, BBC juga memuji peningkatan akses menuju destinasi ini.

“Akses yang lebih baik, penerbangan langsung dari Singapura dan Kuala Lumpur ke kota gerbang Labuan Bajo, membuatnya lebih mudah dijangkau,” sanjung BBC.

Pengalaman berwisata semakin berkesan karena para wisatawan dipandu oleh penjaga hutan lokal, memastikan bahwa pendapatan dari pariwisata secara langsung mendukung komunitas lokal dan pelestarian habitat.

“Wisatawan dapat menjelajahi dengan perahu wisata, menginap di eco-lodge di pulau-pulau terdekat, atau berlayar di antara teluk-teluk terpencil dengan kapal phinisi tradisional untuk koneksi yang lebih dalam dengan kepulauan ini,” imbuh BBC. (hay)

Leave a Reply