

AMPHURI.ORG, JAKARTA—Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Sekjen Kemenhaj) Teguh Dwi Nugroho menegaskan Kemenhaj berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendorong inovasi berkelanjutan di Asrama Haji seluruh Indonesia. Pasalnya, Asrama Haji merupakan garda terdepan sekaligus wajah pelayanan Kemenhaj kepada jamaah. Oleh karena itu, seluruh jajaran pengelola Asrama Haji dituntut untuk memastikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah.
Hal ini disampaikan Sekjen Teguh Dwi Nugroho, dalam pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Asrama Haji se-Indonesia di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
“Pelantikan ini bukan sekadar proses administratif, tetapi amanah strategis. Asrama Haji memiliki peran vital dalam memberikan layanan langsung kepada jamaah haji. Kualitas pelayanan di Asrama Haji akan sangat menentukan pengalaman jamaah sejak awal perjalanan ibadah,” tegas Teguh.
Teguh pun meminta agar sarana dan prasarana Asrama Haji segera dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Setiap kekurangan harus segera diidentifikasi dan dilengkapi, sehingga seluruh fasilitas benar-benar layak fungsi, bersih, aman, dan nyaman. Perhatian khusus juga harus diberikan kepada jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas, baik dari sisi aksesibilitas maupun layanan pendukung.
Lebih lanjut Sekjen Teguh juga mengingatkan bahwa infrastruktur yang memadai harus diiringi dengan kualitas layanan yang unggul. Aparatur Asrama Haji diharapkan mengedepankan sikap ramah, responsif, dan penuh empati, serta menjadikan kepuasan jamaah sebagai indikator utama keberhasilan layanan.
Di damping itu, Teguh juga meminta para pimpinan Asrama Haji untuk melakukan pengembangan jiwa entrepreneurship birokrasi di lingkungannya. Inovasi, kreativitas, dan keberanian dalam menghadirkan terobosan baru dinilai penting untuk menjawab tantangan pelayanan ke depan.
“Ke depan, bukan tidak mungkin Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji akan diarahkan menjadi Badan Layanan Umum. Hal ini menuntut fleksibilitas pengelolaan yang profesional, inovatif, akuntabel, serta tetap berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.
Selain aspek pelayanan dan inovasi, pengelolaan keuangan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta aset negara harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Sekjen Teguh menegaskan, seluruh penerimaan diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan dan pemeliharaan sarana prasarana Asrama Haji.
Adapun Kepala Asrama Haji yang dilantik oleh Sekjen Kemenhaj, diantaranya:
Termasuk Kasubag Umum Asrama Haji Kelas I, yang dilantik Sekjen Kemenhaj, diantaranya: