AMPHURI Hadiri Konferensi dan Pameran Haji 2025 di Jeddah
November 10, 2025
AMPHURI Bali Nusra Temui Kepala Kanim Mataram, Bahas Umrah Mandiri
November 11, 2025

Kemenhaj, KBRI dan KJRI Jeddah Bentuk Task Force Persiapan Haji 2026

AMPHURI.ORG, JEDDAH–Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memastikan penyelenggaraan haji berlangsung lebih terintegrasi dan responsif. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah membentuk Task Force Haji 2026. Pembentukan task force sebagai upaya memperkuat koordinasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkoordinasi dengan KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, dan berbagai pihak terkait penyelenggaraan haji, termasuk Garuda Indonesia. Kita menyepakati pembentukan Task Force bersama, sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Menhaj dalam keterangan resminya, Ahad (9/11/2025).

Menurutnya, Task Force tersebut akan menjadi platform koordinasi terpadu yang menghubungkan Kemenhaj dengan perwakilan diplomatik dan mitra strategis di Saudi, seperti penyedia layanan akomodasi, katering, transportasi udara, serta otoritas lokal terkait.

“Langkah ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi layanan haji yang terus dikembangkan sejak transformasi kelembagaan penyelenggaraan haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Sementara itu Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, menegaskan bahwa kolaborasi erat antar lembaga merupakan kunci peningkatan kualitas layanan jamaah.

“Penguatan koordinasi ini menunjukkan bahwa perlindungan jamaah dan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas institusi ini menjadi bentuk ikhtiar yang terarah dan berkelanjutan,” ujar Dubes Abdul Aziz.

Dalam rapat tersebut juga dibahas kesiapan teknis penyelenggaraan, termasuk transportasi udara, pemenuhan layanan konsumsi dan akomodasi, serta integrasi sistem data pergerakan jemaah melalui platform digital Kemenhaj yang akan diselaraskan dengan sistem mitra di Saudi.

Lebih lanjut, Menhaj menegaskan bahwa Task Force ini tidak bersifat sementara, melainkan akan bekerja secara kontinu dari tahap persiapan hingga proses pemulangan jamaah.

“Prinsipnya adalah kerja cepat, terukur, dan terhubung. Kemenhaj, KBRI, dan KJRI adalah satu kesatuan dalam diplomasi pelayanan umat,” tutur Menhaj yang akrab disapa Gus Irfan ini. (hay)

1 Comment

  1. […] Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, menyampaikan bahwa kolaborasi erat antar lembaga merupakan kunci peningkatan kualitas layanan jamaah. “Penguatan koordinasi ini menunjukkan bahwa perlindungan jamaah dan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya. AMPHURI+1 […]

Leave a Reply