

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi menawarkan diskon bagi jamaah haji pemegang Kartu Nusuk. Sebagaimana diketahui, kartu tersebut merupakan identitas resmi bagi seluruh jamaah haji dan umrah serta mereka yang bekerja di ekosistem haji.
Sebagaimana dikutip detikcom dari Saudi Gazette, Kamis (9/4/2026), inisiatif yang diluncurkan Kemenhaj Saudi itu bertujuan menyediakan berbagai kemudahan, penawaran serta diskon khusus bagi pemegang Kartu Nusuk dari berbagai entitas nasional terkemuka di sejumlah sektor. Terkait detail entitas yang dimaksud bisa diakses melalui platform Nusuk yang mencakup sektor ritel, transportasi, katering, perhotelan, kesehatan serta hiburan.
Melalui Kartu Nusuk, Kemenhaj Saudi berupaya meningkatkan pengalaman para jamaah serta kualitas layanan yang diberikan selama pelaksanaan haji dan umrah. Mereka juga menyatakan organisasi pelaku usaha (kamar dagang) berperan sebagai jembatan penting antara pemerintah dan komunitas bisnis.
Perlu dipahami, Kartu Nusuk Haji wajib dibawa sejak 18 April 2026 ketika calon jamaah haji dari berbagai negara memasuki Mekkah untuk menunggu puncak haji pada akhir Mei nanti. Sementara itu, jamaah haji asal Indonesia baru akan terbang ke Saudi pada 22 April 2026 mendatang.
Kartu Nusuk menjadi alat utama untuk mengatur masuknya jamaah ke Mekkah dan Masjidil Haram sekaligus memfasilitasi pergerakan para jamaah di tempat suci. Kebijakan terkait Kartu Nusuk ini bertujuan meningkatkan kelancaran pergerakan dan mengurangi kepadatan sesuai dengan rencana operasional.
Kemenhaj Saudi telah menyediakan versi digital kartu Nusuk lewat aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Ini memungkinkan jamaah memiliki akses instan ke data mereka dan memfasilitasi proses verifikasi serta akses ke layanan terkait haji.
Kemenhaj Saudi juga menekankan terkait pentingnya Kartu Nusuk yang harus dibawa setiap saat selama periode haji. Karenanya, kartu tersebut jadi sarana utama mengakses layanan dan mengunjungi tempat-tempat suci di Saudi. (hay)