Imigrasi Tunda Keberangkatan 1.243 Jamaah Calon Haji
June 2, 2025
Swastanisasi Haji: Peluang Perbaikan Layanan, Tapi Bagaimana Soal Harga dan Subsidi?
June 13, 2025

Komnas Haji Apresiasi Permohonan Maaf Menteri Agama Terkait Pelayanan Haji 2025

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Akhirnya Menteri Agama Nasaruduin Umar meminta maaf secara terbuka kepada publik atas persoalan dan berbagai kekurangan yang mengemuka selama penyelenggaraan ibadah haji 2025 ini sehingga membuat jamaah haji merasa tidak puas dan kecewa atas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Menurut Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, permintaan maaf tersebut dapat diartikan Menteri Agama mengakui dan tidak menutup mata terhadap fakta berbagai masalah yang muncul dan kritik dari berbagai pihak. Sebut saja sejak dari pemberangkatan, terpecahnya rombongan dan keluarga setiba di tanah suci akibat penerapan sistem multi syarikah.

“Dan yang paling menjadi sorotan luas adalah persoalan berbagai persoalan yang menimpa ratusan ribu jamaah yang terjadi selama puncak haji ketika prosesi pergerakan dari Mekkah ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) terkait keterlambatan mobilisasi armada bus menjemput jamaah, tidak mendapatkan tenda, lansia yang terlantar hingga pembatalan skema tanazul yang menyebabkan jamaah sangat tidak nyaman dan merasa tidak dilayani dengan semestinya,” papar Mustolih dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, (12/6/2025).

Sampai hari ini, kata Mustolih, meski telah melewati puncak haji pun, kanal pengaduan Komnas Haji masih menerima keluhan dari para Jamaah haji di tanah suci menyangkut keterlambatan pasokan konsumsi selama berjam-jam meleset dari jadwal yang seharusnya.

Mustolih mengatakan, Komnas Haji mengapresiasi dan menghargai sikap gentle yang ditunjukkan Menag yang dengan tulus meminta maaf sebagai bentuk pertanggungjawaban moril atas pelayanan yang masih jauh dari memuaskan. Langkah meminta maaf kepada publik sangat tepat karena Menag juga menjabat sebagai Amirul Hajj yang merupakan pimpinan tertinggi misi haji Indonesia yang membawa ratusan ribu jamaah haji ke tanah suci.

Lebih lanjut Mustolih mengungkap, Komnas Haji menilai apa yang dilakukan oleh Menag sebagai sikap cerminan sikap seorang negarawan yang berani mengambil risiko dan memikul tanggungjawab terhadap amanah yang telah diberikan.

“Sikap semacam itu perlu ditiru dan menjadi contoh bagi para pejabat publik dan para pejabat negara lainnya dalam menjalankan tugas kenegaraan melayani masyarakat luas,” tegasnya.

“Komnas Haji berharap apa yang terjadi dalam perhelatan penyelenggaraan ibadah haji 2025 menjadi pelajaran penting dan sangat berharga bagi semua pihak agar tidak terulang di masa mendatang,” pungkasnya. (hay)

Leave a Reply