

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Penasehat Khusus Presiden bidang Haji, Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Alquran tegas sekali bahwa penyelenggaraan haji dan umrah itu sebetulnya adalah bisnis. Sejak zaman sebelum Islam, musim haji itu untuk transaksi bisnis lintas benua termasuk Indonesia. Dimana mereka sudah memperkenalkan komoditas Indonesia yang sampai ke Mekkah yaitu (kapur) barus.
“Baik dalam pengelolaannya, maupun transaksi-transaksi yang diselenggarakan selama haji,” kata Muhadjir Effendy dalam sambutannya saat membuka perhelatan pameran bertajuk The Journey of Spiritual, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025), seperti dilansir laman resmi Kantor Penasehat Khusus Presiden bidang Haji kantorhatsushaji.go.id.
Muhadjir menjelaskan, secara historis ada bukti-bukti sejarah bahwa masuknya Islam pertama di Indonesia adalah lewat Barus. Bermula dari perdagangan baru, kemudian lama-lama banyak yang menetap. Disitulah kemudian mereka menyebarkan ajaran Islam.
“Jadi poinnya adalah tidak usah risih kalau dianggap bapak-bapak ini berbisnis. Apalagi saat ini kita memang ingin menjadikan haji dan umrah itu sebagai ekosistem bisnis,” tegasnya.
Muhadjir pun menegaskan, itu yang dilakukan Arab Saudi sekarang. Saudi terang-terangan bahwa haji dan umrah itu bisnis.
“Sekarang kalau tidak pakai musuk tidak bisa masuk. Nanti untuk umrah juga pakai nusuk itulah yang salah satu gagasan untuk nanti ada umrah mandiri. Asal punya nusuk boleh ke sana tanpa harus melalui biro perjalanan,” katanya.
Muhadjir mengatakan, menyikapi adanya umrah mandiri, pelaku usaha tidak perlu khawatir nanti mati atau tutup. Pasalnya masih banyak yang belum berpengalaman pasti bergabung dengan biro perjalanan wisata.
“Jadi enggak usah risau,” tegasnya.
Ia berpesan yang penting biro perjalanan ibadah umrah harus memberikan pelayanan yang baik pada jamaah. Jika itu terjadi maka perjalanan biro akan tetap berjaya.
“Saya jamin bahwa mereka yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah akan bergabung dengan jasa pelayanan saudara-saudara,” pungkasnya. (hay)