Menhaj: Kemitraan Indonesia–Saudi sebagai Amanah Pelayanan Jamaah
February 15, 2026
Upaya Mengurangi Biaya Haji Tanpa Menurunkan Mutu Pelayanan
February 16, 2026

Muhadjir: Kampung Haji Sebagai Solusi Jangka Panjang

AMPHURI.ORG, SURABAYA–Rencana Kampung Haji diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan, kenyamanan, serta kepastian akomodasi bagi jamaah haji Indonesia yang jumlahnya setiap tahun sangat besar. Pasalnya, sampai saat ini akomodasi jamaah Indonesia masih tersebar di berbagai sektor pemondokan di Mekkah, mulai dari Syisyah, Rawdhah, Jarwal hingga Misfalah, dengan setiap sektor menampung sekitar 20 ribu jamaah.

Demikian ditegaskan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Pengelolaan Haji dan Umroh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (15/2/2026).

Muhadjir mengakui, meskipun secara umum hotel dinilai memadai, kondisi dan kualitasnya tidak seragam sehingga sering menimbulkan persoalan teknis di lapangan. Situasi ini menjadi salah satu alasan perlunya kawasan khusus permanen yang terintegrasi. Karena itu, muncullah ide pembangunan Kampung Haji Indonesia.

Menurutnya, Kampung Haji dirancang sebagai bagian dari reformasi tata kelola penyelenggaraan haji Indonesia yang sedang diarahkan menuju profesionalisasi layanan, penguatan kepercayaan publik, serta efisiensi manajemen operasional.

“Dengan adanya kawasan terpusat, pemerintah diharapkan dapat melakukan standarisasi layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta bimbingan ibadah secara lebih terkontrol dan terpadu,” katanya, seperti dikutip laman resmi Kantor Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji, kantorhatsushadi.go.id, Senin (16/2/2026).

Selain itu, lanjut Muhadjir, pengembangan ekosistem haji juga diarahkan pada kolaborasi multi-pihak antara pemerintah, DPR, BPKH, dan organisasi masyarakat Islam guna meningkatkan kualitas pelayanan jamaah secara berkelanjutan. Kampung Haji diharapkan menjadi simpul utama integrasi layanan tersebut.

Rencana ini juga berkaitan dengan upaya memperpendek masa tinggal jamaah di Arab Saudi melalui penguatan infrastruktur dan sistem layanan, termasuk wacana penggunaan Bandara Thaif sebagai pintu masuk alternatif yang berpotensi mempercepat mobilitas jamaah.

“Dengan demikian, Kampung Haji bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi bagian dari transformasi besar penyelenggaraan haji Indonesia ke depan,” pungkas Muhadjir. (hay)

Leave a Reply