

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf mengunjungi Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi DKI Jakarta, pada Rabu (24/12/2025). Kunjungan sekaligus pantauan langsung Menhaj yang akrab disapa Gus Irfan ini menjadi penanda bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan amanah besar yang harus dikawal sejak dini.
Kunjungan Gus Irfan ke Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DKI Jakarta diterima langsung oleh Kepala Kanwil, Sugito. Keduanya berdiskusi mengenai kesiapan daerah, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis yang perlu diperkuat agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat berjalan optimal.
Gus Irfan menegaskan, kunjungan sekaligus pantauan langsung ini untuk memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai rencana, tertib administrasi, dan berorientasi pada pelayanan jamaah. Pasalnya, sebagai salah satu daerah dengan jumlah jamaah haji terbesar, DKI Jakarta memiliki peran penting dalam keberhasilan penyelenggaraan haji secara nasional.
Bagi Gus Irfan, penyelenggaraan haji tidak boleh dipersiapkan setengah-setengah. Ia menegaskan bahwa kelancaran haji tahun depan sangat ditentukan oleh kesiapan hari ini, mulai dari perencanaan, ketepatan dan validasi data jemaah, hingga penguatan koordinasi antarunit kerja.
“Semua tahapan harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin dan dikawal bersama. Kita ingin jamaah berangkat dengan tenang, beribadah dengan nyaman, dan kembali ke tanah air dengan khusyuk,” kata Gus Irfan, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenhaj, haji.go.id, pada Rabu (24/12/205).
Gus Irfan menekankan agar proses ini dikawal dengan baik dan benar, mengedepankan prinsip transparansi, ketepatan, serta akuntabilitas. Menurutnya, kelancaran administrasi di tanah air merupakan fondasi penting bagi kelancaran ibadah jemaah di Tanah Suci. Karena itu, salah satu perhatian utama yang turut disoroti adalah persiapan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap kedua.
Menurutnya, kunjungan ini mencerminkan komitmen Kemenhaj untuk hadir langsung di lapangan, memastikan penyelenggaraan haji tidak hanya berjalan sesuai aturan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang humanis dan berpihak pada kepentingan jamaah.
“Persiapan haji 2026 adalah kerja bersama yang harus dikawal sejak sekarang,” tegas Gus Irfan yang didampingi Dirjen Pelayanan Haji, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dan Tenaga Ahli.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi DKI Jakarta, Sugito, menyampaikan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti arahan Menhaj Gus Irfan. Sugito menegaskan bahwa seluruh unsur terkait di lingkungan Kanwil siap memperkuat koordinasi dan memastikan setiap tahapan persiapan haji 2026 berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan.
Sugito menegaskan, dengan pengawalan langsung dari pimpinan, harapan akan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih tertib, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah di tahun 2026 pun semakin menguat. (hay)