Nov 18, 2019 Editorial • 139 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu menyampaikan bahwa mulai tahun 2020 BPKH akan fokus menginvestasikan langsung dana haji di Arab Saudi. Investasi langsung itu dilakukan untuk meningkatkan nilai manfaat dana haji yang dikelola oleh BPKH.
“Mulai tahun depan, fokus kami adalah investasi langsung. Khususnya investasi yang ada di Arab Saudi,” ujar Anggito Abimanyu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII di Jakarta, Senin (18/11/2019), seperti dikutip Kompas.com.
Menurutnya, investasi langsung dana haji akan difokuskan pada bidang perhotelan, transportasi dan katering di Mekkah serta Madinah. Untuk merealisasikan hal tersebut, BPKH telah menjajaki kemungkinan kerja sama investasi dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan ICSA sebagai holding company di Arab Saudi.
“Sekarang ada perubahan sistem pengadaan barang dan jasa di Arab Saudi dengan sistem online dan pendirian holding company,” katanya.
Dalam hal ini, BPKH menargetkan nilai manfaat dari investasi dana haji pada 2020 sebesar Rp 8 triliun. Adapun berdasarkan data BPKH, dana keuangan haji yang dikelola pada 2020 mencapai Rp 132,3 triliun.
Pada 2018 lalu, lanjut Anggito, nilai manfaat dari pengelolaan dana haji hanya mencapai Rp 5,7 triliun. Rendahnya nilai manfaat disebabkan dana haji yang dikelola hanya disimpan di dalam bank syariah. Dengan demikian imbal hasilnya relatif rendah. Namun, pada 2019 nilai manfaat pengelolaan dana haji mencapai target Rp 7,2 triliun sehingga imbal hasil pada 2020 diprediksi meningkat. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 54,823 views
Nov 21, 2025 • 30,317 views
May 27, 2026 • 10,269 views
Jun 01, 2026 • 8,133 views
Sep 07, 2026 • 25 views
Sep 07, 2026 • 101 views
Sep 07, 2026 • 154 views
Sep 07, 2026 • 130 views