Logo

BPKH Raih Prominent Awards 2026 atas Pengelolaan Dana Haji

Sep 25, 2026 Editorial • 19 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meraih Prominent Awards 2026 kategori Excellence in National Hajj Fund Stewardship atas pengelolaan dana haji nasional, sekaligus menegaskan tata kelola prudent, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.

“Penghargaan ini menunjukkan keseriusan BPKH dalam mengelola keuangan haji secara aman, transparan dan berintegritas,” ujar Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (25/9/2026), seperti dikutip Antara.

Menurutnya, capaian ini sejalan dengan pertumbuhan dana kelolaan BPKH yang mencapai Rp180,72 triliun pada Desember 2025, meningkat dari Rp142 triliun pada 2020, dengan pertumbuhan tahunan majemuk (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 7,03 persen.

Fadlul mengatakan pertumbuhan dana kelolaan tersebut juga diiringi dengan penyaluran manfaat bagi jamaah. Sepanjang 2025, BPKH mencatat nilai manfaat sebesar Rp12,08 triliun yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji. Artinya, lanjut Fadlul, pengelolaan dana haji tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan aset, tetapi juga pada optimalisasi manfaat secara berkelanjutan bagi jamaah.

“Kepercayaan jamaah merupakan amanah yang harus kami jaga melalui pengelolaan dana haji yang prudent, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan manfaat bagi jamaah,” ujarnya.

Berdasarkan data BPKH, sekitar 97,83 persen dana kelolaan berasal dari setoran calon jamaah haji. Karena itu, prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas menjadi landasan dalam setiap proses pengelolaan dana.

Lebih lanjut, Fadlul mengatakan, dari sisi kesehatan keuangan, BPKH mencatat rasio likuiditas sebesar 2,47 kali Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Sementara itu, rasio solvabilitas mencapai 100,62 persen, yang menunjukkan bahwa aset BPKH lebih besar daripada kewajibannya.

Akuntabilitas pengelolaan keuangan tersebut, kata Fadlul, tercermin dari capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama delapan tahun berturut-turut.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, Prominent Awards 2026 mengusung tema Indonesia Berdaya dan memberikan 33 penghargaan dalam lima klaster, yakni Koperasi, BUMD & Government, BUMN & Anak Usaha BUMN, Swasta, CSR, SDGs & Empowerment, serta Leadership.

Adapun penilaiannya mencakup aspek inovasi dan transformasi, kompetensi dan keunggulan, kontribusi dan dedikasi, dampak dan keberlanjutan, serta kepemimpinan transformasional. Sementara untuk prosesnya meliputi pengumpulan data dan riset, peninjauan dan validasi, hingga pembahasan oleh dewan juri. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.