Nov 05, 2026 Editorial • 25 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong penguatan peran sektor usaha dalam rantai ekonomi haji dan umrah. Upaya ini diarahkan untuk membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, serta mengembangkan layanan yang mendukung penyelenggaraan haji dan umrah.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, kolaborasi lintas kementerian diperlukan untuk menghubungkan potensi sektor ekonomi kreatif dan teknologi dengan peluang usaha yang tumbuh dari penyelenggaraan haji dan umrah. Sinergi lintas kementerian ini dibahas dalam pertemuan di Kantor Kemenhaj, pada Selasa (3/11/2026) lalu.
Jaenal mengatakan, salah satu peluang yang dapat dikembangkan berada pada sektor transportasi dan pariwisata melalui optimalisasi empty leg atau penerbangan tanpa penumpang. Peluang ini relevan dengan upaya mengatasi defisit perdagangan jasa pariwisata Indonesia, sehingga kapasitas penerbangan yang belum termanfaatkan dapat dioptimalkan untuk mendukung aktivitas pariwisata.
Lebih lanjut, kata Jaenal, perluasan peluang ekonomi juga dapat dilakukan melalui penguatan partisipasi Indonesia dalam Hajj Confex. Keterlibatan dalam forum tersebut perlu mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan yang menjadi bagian dari rantai ekonomi haji dan umrah, mulai dari UMKM, penyedia produk dan layanan, hingga perusahaan nasional dari berbagai sektor.
“Dengan keterlibatan yang lebih menyeluruh, Hajj Confex tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra, memperluas akses pasar, dan membuka peluang kerja sama bisnis,” katanya.
Di sisi lain, lanjut Jaenal, perkembangan layanan digital turut membuka ruang keterlibatan perusahaan nasional dalam aktivitas ekonomi haji dan umrah. Dukungan terhadap pengembangan pembayaran digital, termasuk QRIS, serta peluang kolaborasi dengan Nusuk, platform digital layanan haji dan umrah Arab Saudi, menjadi bagian dari upaya memperluas peran perusahaan Indonesia dalam penyediaan layanan transaksi dan kebutuhan jamaah.
Jaenal pun menyampaikan bahwa penguatan rantai ekonomi haji dan umrah membutuhkan keterlibatan berbagai sektor usaha. Potensi ekonomi yang muncul dari aktivitas tersebut perlu dihubungkan melalui kolaborasi agar dapat membuka peluang usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
“Penguatan rantai ekonomi haji dan umrah membutuhkan keterlibatan berbagai sektor, mulai dari transportasi, pariwisata, perdagangan, hingga layanan digital. Potensi yang ada perlu dihubungkan agar dapat membuka peluang usaha dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam menekankan pentingnya keterlibatan sektor ekonomi kreatif dan teknologi dalam mengembangkan peluang ekonomi haji dan umrah. Sinergi antarkementerian dan pelaku usaha diperlukan untuk menghubungkan potensi berbagai sektor dengan kebutuhan pasar serta perkembangan layanan digital.
“Pengembangan ekonomi haji dan umrah memiliki peluang yang dapat dikembangkan melalui keterlibatan berbagai sektor, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, dan teknologi digital. Kolaborasi antarkementerian dan pelaku usaha diperlukan agar potensi tersebut dapat diterjemahkan menjadi peluang bisnis dan memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia,” ujar.
Neil pun mengatakan, penguatan keterhubungan antarsektor tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan perusahaan dan pelaku usaha nasional dalam berbagai aktivitas ekonomi haji dan umrah. Dengan demikian, kata Neil, manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya dirasakan melalui penyediaan kebutuhan jamaah, tetapi juga dapat menggerakkan berbagai sektor usaha di dalam negeri. (hay
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 55,540 views
Nov 21, 2025 • 34,613 views
May 27, 2026 • 12,981 views
Jun 01, 2026 • 12,012 views
Nov 05, 2026 • 25 views
Nov 05, 2026 • 30 views
Nov 05, 2026 • 1 views
Nov 05, 2026 • 2 views