Oct 17, 2026 Editorial • 30 views
AMPHURI.ORG, GOWA—Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan, kesiapan berhaji tidak cukup ditandai dengan pelunasan biaya perjalanan. Jamaah juga harus memastikan kondisi kesehatannya memenuhi syarat agar dapat menjalankan ibadah dengan aman.
Menurutnya, jamaah agar mempersiapkan kesehatan jauh sebelum jadwal keberangkatan. Pemeriksaan medis dan bimbingan manasik merupakan bagian penting dari persiapan ibadah haji.
“Jamaah harus mempersiapkan diri sejak sekarang. Kesehatan dijaga, manasik diikuti dengan baik. Jangan sampai ketika sudah tiba waktunya berangkat, ternyata kondisi kesehatan tidak memungkinkan,” ujar Menhaj Irfan dalam keterangannya pada rangkaian UMKM Expo Sulsel 2026 di Gowa, Sabtu (17/10/2026).
Menhaj mengatakan, angka jamaah yang tidak laik terbang tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapan kesehatan tidak dapat ditunda hingga menjelang keberangkatan. Pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi jamaah dapat dipantau sejak awal.
Haji merupakan ibadah yang menuntut ketahanan fisik. Jamaah harus menjalani perjalanan panjang, berpindah antarlokasi, serta melaksanakan rangkaian ibadah dalam kondisi cuaca dan lingkungan yang berbeda dari Indonesia. Karena itu, istitaah kesehatan menjadi bagian penting dari perlindungan jamaah.
Kemudian, Menhaj pun meminta jamaah mengikuti pemeriksaan kesehatan, mematuhi anjuran tenaga medis, dan memanfaatkan manasik untuk memahami tata cara ibadah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi situasi selama berada di Arab Saudi.
“Kita ingin jamaah berangkat dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah. Jangan hanya memikirkan keberangkatan, tetapi persiapkan juga kemampuan fisik dan pemahaman manasiknya,” kata Menhaj.
Pemerintah juga, kata Menhaj, akan menyampaikan informasi resmi mengenai tahapan persiapan penyelenggaraan haji berikutnya. Jamaah diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah agar dapat mempersiapkan diri sesuai ketentuan.
Bagi Kemenhaj, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak semata-mata diukur dari jumlah jamaah yang diberangkatkan. Kesiapan mereka menjalankan ibadah dengan aman, sesuai ketentuan, dan dengan kondisi kesehatan yang memadai juga menjadi bagian penting dari upaya perlindungan jamaah. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 55,291 views
Nov 21, 2025 • 33,069 views
May 27, 2026 • 12,185 views
Jun 01, 2026 • 11,053 views
Oct 18, 2026 • 27 views
Oct 17, 2026 • 31 views
Oct 17, 2026 • 8 views
Oct 17, 2026 • 9 views