Oct 06, 2026 Editorial • 24 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA–Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Dirjen PE2HU), Jaenal Effendi menyampaikan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah bersiap menggelar Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026. Perhelatan pameran yang kedua ini akan digelar pada 10-11 Oktober 2026 di Masjid Agung Sudirman, Kota Denpasar, Bali.
“Perhelatan ini merupakan wujud nyata khidmat serta inovasi berkelanjutan pemerintah dalam mempertemukan para pemangku kepentingan perhajian dan pelaku usaha guna memperkuat pilar ekosistem ekonomi haji di Tanah Air,” kata Jaenal dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Jaenal menegaskan, expo yang mengusung tema “Expo & Edukasi: Haji Sukses, Ekonomi Tumbuh” ini menjadi sangat krusial dalam membangun kemandirian ekonomi umat serta meningkatkan literasi masyarakat secara menyeluruh. Pasalnya, penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan langkah strategis untuk memetakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi haji secara terstruktur.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan UMKM lokal, serta edukasi yang masif, kita ingin memastikan bahwa jamaah dan masyarakat mendapatkan manfaat optimal, baik dari sisi kesiapan ibadah maupun pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jaenal menjelaskan, rangkaian acara yang menargetkan ribuan pengunjung dari berbagai unsur masyarakat ini diramaikan oleh keikutsertaan sebanyak 50 tenant UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, industri kreatif, oleh-oleh haji dan umrah, hingga produk khas daerah. Selain pameran produk, kegiatan ini juga akan dilaksanakan bersamaan dengan Kick-Off Manasik Haji bagi calon jamaah haji di Provinsi Bali.
Tidak hanya itu, lanjut Jaenal, agenda ini akan dirangkai dengan program edukasi haji dan umrah yang mencakup perlombaan edukatif bagi keluarga dan anak-anak dengan melibatkan 500 peserta. Ada juga sesi literasi keuangan haji yang menghadirkan dialog interaktif bersama perbankan syariah, diskusi pengembangan ekosistem ekonomi haji di Bali, hingga simulasi Hajj Store UMKM.
Guna memperkuat sinergi antarpelaku industri, kata Jaenal, agenda ini turut memfasilitasi kegiatan Business Matching yang mempertemukan produsen lokal, lembaga perbankan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji khusus, serta para pelaku bisnis.
Jaenal pun menambahkan, pelibatan publik secara massal bakal dimobilisasi melalui agenda jalan dan lari santai Sai Walk & Run yang melibatkan 1.000 peserta dari unsur jamaah haji, duta jamaah, majelis taklim, dan masyarakat umum. Masyarakat juga dapat mengakses layanan terpadu secara langsung di area Hajj Corner yang mengakomodasi unsur penyelenggara perjalanan, kelompok bimbingan, bank penerima setoran, keimigrasian, hingga kesehatan haji.
“Sebagai penutup rangkaian kegiatan, perhelatan ini menghadirkan agenda zikir kebangsaan yang akan dihadiri oleh 400 peserta,” katanya.
Melalui agenda akbar ini, kata Jaenal, Kemenhaj kembali menekankan komitmen pemerintah dalam mengawal edukasi serta kesejahteraan umat secara menyeluruh di daerah.
“Melalui penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Bali ini, kami sangat berharap masyarakat luas tidak hanya mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan serta tata cara ibadah haji dan umrah yang aman dan nyaman, tetapi juga turut mendongkrak potensi ekonomi kerakyatan secara nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 55,182 views
Nov 21, 2025 • 32,578 views
May 27, 2026 • 11,624 views
Jun 01, 2026 • 10,256 views
Oct 06, 2026 • 41 views
Oct 06, 2026 • 114 views
Oct 05, 2026 • 68 views
Oct 02, 2026 • 145 views