Logo

Wamenhaj: Pemerintah Tetap Bolehkan Warga untuk Umrah

Oct 14, 2026 Editorial • 32 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, Pemerintah Indonesia memilih tetap membolehkan warganya berangkat umrah di tengah ancaman keamanan dampak dari memanasnya eskalasi di kawasan Timur Tengah. Akan tetapi, pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keamanan jamaah Indonesia.

“Sampai hari ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan otoritas Saudi Arabia. Belum ada keputusan untuk mengimbau atau melarang perjalanan ke Saudi Arabia,” ujar Dahnil, di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Meski belum memberlakukan larangan, kata Dahni, pemerintah meminta jamaah umrah Indonesia mengutamakan penerbangan langsung menuju Madinah atau Jeddah. Imbauan ini menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko perjalanan di tengah situasi keamanan Timur Tengah yang belum sepenuhnya stabil.

“Kemenlu RI dan kami Kemenhaj hanya mengimbau agar jamaah Indonesia memilih penerbangan direct (langsung) ke Madinah atau Jeddah (Mekkah),” katanya.

Lebih lanjut, Dahnil menyebut kawasan Mekkah dan Madinah masih dinyatakan kondusif oleh otoritas Saudi. Pemerintah Indonesia pun terus mengikuti perkembangan situasi guna menentukan langkah yang diperlukan untuk melindungi jamaah.

Sementara itu, berbeda dengan Indonesia, pemerintah Singapura melalui Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) meminta warga Singapura menunda perjalanan umrah. Imbauan tersebut mengacu pada panduan perjalanan Kementerian Luar Negeri Singapura yang mempertimbangkan meningkatnya risiko keamanan di Saudi.

Pun dengan Malaysia yang mengambil sikap sama. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, mengimbau warganya menunda perjalanan yang tidak mendesak ke Mekkah dan Madinah. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.