Jul 14, 2026 Editorial • 13 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA—Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Teguh Dwi Nugroho, menegaskan pihaknya tetap komitmen dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu bentuk komitmen itu diwujudkan dalam pengumuman Sekretaris Jenderal Nomor PENG-12/SJ/2026 terkait hasil uji kompetensi susulan seleksi mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Layanan ASN Karier Tahun 2026.
Menurutnya, seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenhaj untuk menghadirkan sumber daya manusia (SDM) terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi dalam mendukung transformasi penyelenggaraan layanan haji dan umrah. Peserta mengikuti penilaian kompetensi melalui Computer Assisted Competency Test (CACT) yang menilai berbagai aspek manajerial.
Sekjen Teguh menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kepercayaan publik dibangun melalui proses seleksi yang bersih, objektif, dan transparan. Seluruh keputusan Panitia Seleksi telah melalui mekanisme yang ditetapkan dan bersifat final. Kami mengajak seluruh peserta untuk terus mengikuti perkembangan informasi melalui media resmi Kemenhaj,” ujar Teguh dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Teguh menambahkan bahwa penguatan kualitas ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh karakter, integritas, dan semangat melayani masyarakat.
“Transformasi kelembagaan harus diiringi dengan transformasi kualitas SDM. Karena itu, kami terus membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan publik,” katanya.
Dalam proses seleksi tersebut, hasil penilaian dikelompokkan ke dalam tiga kategori Job Person Match (JPM), yaitu Optimal, Cukup Optimal, dan Kurang Optimal. Kemenhaj menetapkan ambang batas kelulusan minimal JPM 78 persen atau kategori Cukup Optimal sebagai syarat untuk dinyatakan lulus seleksi mutasi.
Berdasarkan hasil uji kompetensi susulan, sebanyak tiga peserta dinyatakan lulus seleksi mutasi. Ketiganya berasal dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pemerintah Kota Sibolga, dan Kementerian Agama dengan capaian nilai JPM yang memenuhi persyaratan kelulusan.
Sejalan dengan semangat pembangunan Zona Integritas, Kemenhaj juga kembali mengingatkan komitmennya untuk menjaga proses rekrutmen yang bersih dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, maupun praktik yang dapat mencederai prinsip merit system dalam manajemen ASN.
Melalui proses seleksi yang mengedepankan kompetensi dan integritas, Kemenhaj berharap dapat memperkuat kualitas organisasi dengan menghadirkan ASN yang profesional, adaptif, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang semakin berkualitas. (hay)
Pengumuman dapat dilihat di link: https://cloud.haji.go.id/index.php/s/zPryqqEggfN96tD
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 54,062 views
Nov 21, 2025 • 11,707 views
May 27, 2026 • 7,007 views
Jun 26, 2026 • 3,342 views
Jul 14, 2026 • 27 views
Jul 14, 2026 • 13 views
Jul 14, 2026 • 374 views
Jul 13, 2026 • 150 views