Logo

Dirjen Puji: Kemenhaj Dorong Pembimbing Haji Jadi Ujung Tombak Edukasi Kebijakan

Aug 01, 2026 Editorial • 10 views

AMPHURI.ORG, BATU—Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa perubahan tata kelola haji harus diiringi dengan peningkatan kapasitas para pembimbing ibadah haji sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk pembimbing ibadah haji. Hal ini perlu disampaikan sebagai upaya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk memperkuat pemahaman para pembimbing ibadah haji terhadap arah kebijakan penyelenggaraan haji nasional.

Demikian disampaikan Puji Raharjo saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji yang digelar di Kota Batu, Sabtu (1/8/2026) yang menyampaikan materi terkait arah kebijakan penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia di tengah transformasi tata kelola haji.

“Perubahan tata kelola penyelenggaraan haji bukan sekadar perubahan kelembagaan, tetapi merupakan ikhtiar menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah. Karena itu, masyarakat perlu memperoleh informasi yang benar dan utuh mengenai kebijakan haji,” ujarnya.

Menurutnya, pembimbing ibadah haji memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, penguasaan terhadap regulasi, kebijakan, dan dinamika penyelenggaraan haji menjadi bekal penting agar informasi yang diterima calon jamaah tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dirjen Puji juga mengapresiasi sinergi antara Kemenhaj, perguruan tinggi, dan organisasi keagamaan yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan sertifikasi tersebut. Kolaborasi itu dinilai menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pembimbing ibadah haji sekaligus memperkuat ekosistem penyelenggaraan haji yang profesional.

Menurutnya, melalui kegiatan sertifikasi ini, Kemenhaj berharap lahir pembimbing ibadah haji yang tidak hanya kompeten dalam aspek manasik, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi publik yang menyampaikan kebijakan penyelenggaraan haji secara benar, utuh, dan bertanggung jawab. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.