Logo

Kemenhaj Buka Pos Layanan di Terminal 2F Setiap Hari

Aug 21, 2026 Editorial • 47 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka pos layanan di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Posko yang dijaga petugas Kemenhaj setiap hari ini untuk memastikan jamaah umrah memperoleh pelayanan terbaik sejak sebelum keberangkatan.

“Keberadaan pos tersebut menjadi titik layanan sekaligus pengawasan Kemenhaj di salah satu pintu keberangkatan jamaah umrah,” kata Kepala Subdirektorat Perizinan dan Akreditasi Umrah Kemenhaj Ronald Paul Sinyal dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (21/8/2026), seperti dilansir laman resmi Kemenhaj, haji.go.id.

Menurutnya, petugas akan berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), pengelola bandara, maskapai, dan pihak terkait untuk memastikan proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Petugas juga berinteraksi langsung dengan jamaah.

“Mereka menanyakan pengalaman jamaah terkait kelengkapan dokumen, akomodasi, konsumsi, transportasi, pendampingan, hingga informasi perjalanan. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya berdasarkan laporan penyelenggara, tetapi juga mendengar langsung suara jamaah,” ujarnya.

Lebih lanjut Sinyal menjelaskan, pada Kamis (20/8/2026) malam, misalnya, petugas memantau keberangkatan 40 jamaah dari dua PPIU. Sebanyak 19 jamaah berasal dari PT Albahjah Makmur Sentosa dan 21 jamaah dari PT Wisata Hati Universal. Masing-masing rombongan didampingi dua petugas.

“Kami hadir untuk memastikan jamaah mendapatkan pelayanan yang baik dan hak-haknya terpenuhi. Kami ingin jamaah berangkat dengan aman, nyaman, dan tenang untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan umrah tidak berhenti pada memastikan jamaah dapat berangkat. Perlindungan, kenyamanan, informasi, dan kepastian pelayanan juga menjadi bagian penting yang harus dipenuhi penyelenggara.

Sinyal menambahkan, perhatian khusus diberikan kepada jamaah lanjut usia dan jamaah yang membutuhkan pendampingan selama proses keberangkatan.

“Kepentingan jamaah harus menjadi prioritas. Penyelenggara wajib memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Karena itu, lanjut Sinyal, melalui pos layanan yang beroperasi setiap hari ini, Kemenhaj ingin memastikan pengawasan hadir lebih dekat dengan jamaah. Jika ada persoalan, petugas dapat mengetahui dan menindaklanjutinya sejak di titik keberangkatan.

“Dengan pola pengawasan tersebut, Kemenhaj terus mendorong penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah yang semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada perlindungan jamaah,” katanya. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.