Sep 12, 2026 Editorial • 24 views
AMPHURI.ORG, BANDUNG—Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448H/2027M yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memasuki tahapan tes Computer Assisted Test (CAT) Gelombang II. Sebanyak 680 calon petugas mengikuti tahapan seleksi tersebut yang digelar secara serentak, termasuk 58 peserta di wilayah Jawa Barat yang mengikuti tes di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional III, Bandung.
Hal ini disampaikan Direktur Pengawasan Haji Reguler Kemenhaj, Rudi Nurudin Ambary, dalam keterangannya di Kantor BKN Regional III, Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Rudi mengatakan pelaksanaan CAT Gelombang II merupakan kelanjutan dari tahapan seleksi sebelumnya. Menurutnya, proses seleksi diawali dengan jumlah pendaftar yang jauh lebih besar sebelum dilakukan penyaringan melalui tahapan administrasi.
“Dari sekitar 75 ribu pendaftar, dilakukan seleksi administrasi terlebih dahulu. Peserta yang memenuhi persyaratan kemudian melanjutkan ke tahap CAT,” ujarnya.
Seleksi calon petugas haji ini tidak hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemenhaj membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat umum yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan.
“Untuk calon petugas yang mendaftar kita buka secara bebas, bukan hanya dari ASN, tetapi boleh dari umum. Akan tetapi, harus ada surat rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren, ormas atau pimpinan instansinya,” jelasnya.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaring calon petugas dengan latar belakang dan kompetensi yang beragam. Namun, keterbukaan akses tersebut tetap diimbangi dengan mekanisme seleksi yang terukur dan transparan.
Rudi menjelaskan, penggunaan CAT dalam seleksi petugas haji sebenarnya telah diterapkan pada seleksi tahun sebelumnya. Namun, pada tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN untuk memperkuat pelaksanaan seleksi berbasis komputer tersebut.
“Proses CAT sebenarnya sudah kita mulai dalam seleksi petugas tahun 2026. Tapi tahun ini kita menggandeng BKN, sehingga sudah jelas pengalaman terhadap CAT ini,” katanya.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga membuat proses penilaian lebih mudah dipantau peserta. Nilai yang diperoleh peserta dapat langsung terlihat setelah mengerjakan tes, sehingga proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan pola tersebut, kata Rudi, seleksi PPIH 1448H/2027M tidak hanya menjadi proses untuk mencari calon petugas dalam jumlah tertentu, tetapi juga menjadi upaya memastikan mereka yang terpilih memiliki kapasitas dan kesiapan untuk memberikan pelayanan kepada jamaah haji.
Pelaksanaan tes CAT diharapkan semakin memperkuat prinsip terbuka, kompetitif, dan terukur dalam rekrutmen petugas haji, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Kemenhaj terus mendorong proses seleksi petugas haji yang profesional sejak tahap awal, karena kualitas pelayanan kepada jamaah ditentukan oleh kualitas petugas yang berada di garis depan pelayanan. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 54,914 views
Nov 21, 2025 • 31,180 views
May 27, 2026 • 10,583 views
Jun 01, 2026 • 8,715 views
Sep 12, 2026 • 30 views
Sep 12, 2026 • 25 views
Sep 11, 2026 • 2,407 views
Sep 10, 2026 • 4,584 views