Logo

Pastikan Jamaah Umrah Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

Oct 12, 2026 Editorial • 38 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan bahwa keselamatan jamaah umrah Indonesia adalah prioritas utama pemerintah. Kemenhaj memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada jamaah umrah asal Indonesia yang terdampak langsung oleh situasi tersebut dan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Hal ini kembali ditegaskan Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menurut Ichsan, guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, Kemenhaj menyampaikan sejumlah imbauan penting. Bagi jamaah yang saat ini berada di Arab Saudi, Kemenhaj mengimbau agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan memfokuskan kegiatan pada pelaksanaan ibadah di Mekkah dan Madinah. Jamaah diminta untuk membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke luar wilayah tersebut, mematuhi seluruh arahan otoritas setempat, menghindari lokasi yang berpotensi rawan, dan terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak travel.

Sejalan dengan hal tersebut, kata Ichsan, Kemenhaj menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel umrah untuk menjadikan keselamatan jamaah sebagai prioritas utama. Pihak travel diwajibkan untuk memantau kondisi jamaah, memberikan pendampingan, serta segera menginformasikan setiap perubahan jadwal beserta langkah penanganannya, termasuk memastikan jamaah dapat menghubungi petugas saat membutuhkan bantuan di lapangan.

“Berdasarkan data yang terdaftar di sistem kami, hingga Minggu, 11 Oktober 2026, total ada 37 jamaah yang berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khaled, Riyadh. Berdasarkan komunikasi yang kami jalin bersama dengan Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jamaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut,” tegas Ichsan.

Lebih lanjut, kata Ichsan, bagi calon jamaah yang belum berangkat diharapkan untuk memastikan kembali status penerbangan dan kesiapan perjalanan bersama pihak travel masing-masing. Mereka juga diminta untuk selalu mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah sebelum mengambil keputusan terkait keberangkatan.

Untuk keluarga jamaah di Tanah Air, Kemenhaj berpesan agar tetap tenang dan terus menjaga komunikasi dengan jamaah maupun pihak travel. Masyarakat pun diimbau untuk tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada informasi dari kanal resmi Kemenhaj, Kementerian Luar Negeri, KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta otoritas Arab Saudi.

“Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi seluruh jamaah dan melancarkan ibadah serta perjalanan mereka,” pungkasnya. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.