Sep 18, 2026 Editorial • 30 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA– Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan perjalanan umrah masih berlangsung normal meski kewaspadaan keamanan meningkat di sejumlah wilayah Arab Saudi, termasuk Mekkah, Jeddah, dan Taif. Setidaknya, ada 18.165 jamaah umrah Indonesia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 21–29 September 2026. Namun, hingga hingga Kamis (17/9/2026), Kemenhaj belum menerima laporan adanya penundaan maupun perubahan jadwal perjalanan dari penyelenggara perjalanan.
“Tidak. Keberangkatan jamaah umrah tetap berjalan normal. Kami belum mendapatkan laporan penundaan dari PPIU/travel umrah,” kata Biro Humas Kemenhaj, Mohammad Hasan Affandi, dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, Kemenhaj terus melakukan pendataan terhadap jumlah jamaah Indonesia yang saat ini berada di Saudi. Data tersebut terus berubah karena keberangkatan dan kepulangan jamaah masih berlangsung.
“Untuk yang di Arab Saudi kami sedang kumpulkan datanya. Namun karena keberangkatan dan kepulangan terus berjalan, datanya akan terus berubah,” jelas Hasan.
Hasan menambahkan, selain keberangkatan umrah yang masih berjalan, Kemenhaj belum menerima laporan gangguan terhadap operasional penerbangan jamaah Indonesia. Menurutnya, informasi dari tim Kemenhaj di Saudi menunjukkan penerbangan masih berlangsung sesuai jadwal.
“Belum ada. Laporan tim kami di Saudi pun menyebutkan penerbangan tetap sesuai jadwal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasan menyampaikan Kemenhaj juga belum menerima laporan mengenai pembatalan paket umrah oleh calon jamaah Indonesia akibat perkembangan situasi keamanan tersebut. Dengan kondisi itu, proses keberangkatan maupun kepulangan jamaah sejauh ini masih berlangsung seperti biasa. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 54,985 views
Nov 21, 2025 • 31,785 views
May 27, 2026 • 10,866 views
Jun 01, 2026 • 9,063 views
Sep 18, 2026 • 61 views
Sep 17, 2026 • 137 views
Sep 17, 2026 • 115 views