Logo

Menhaj RI Hadiri Resepsi Tahunan Haji Putra Mahkota MBS di Mina

May 29, 2026 Redaksi • 8 views

AMPHURI.ORG, MINA—Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf, menghadiri undangan kehormatan Resepsi Tahunan Haji yang diselenggarakan oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, di Istana Kerajaan, Mina.

Resepsi tingkat tinggi yang digelar pada Jumat (29/5/2026) atas nama Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud itu menjadi forum penting bagi para pemimpin dan tokoh dunia Islam dalam memperkuat kerja sama penyelenggaraan haji, khususnya pada aspek pelayanan, keselamatan, dan perlindungan jamaah.

Sebagai negara dengan kuota jamaah haji terbesar di dunia, kehadiran Menhaj Irfan dalam forum tersebut menjadi bagian dari penguatan diplomasi haji Indonesia. Pemerintah Indonesia terus memastikan agar hak kenyamanan, keselamatan, dan perlindungan jamaah Indonesia mendapatkan perhatian optimal selama berada di Tanah Suci, khususnya pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Di hadapan para pemimpin dunia Islam, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi menempatkan pelayanan terhadap Dua Kota Suci dan para Tamu Allah sebagai kehormatan tertinggi. Menhaj menyampaikan apresiasi atas komitmen tersebut, termasuk atas berbagai transformasi layanan haji yang terus dilakukan Pemerintah Arab Saudi, terutama dalam pengelolaan pergerakan massa dan layanan jamaah pada fase Armuzna.

“Kehadiran Indonesia di Istana Mina bukan sekadar memenuhi undangan protokoler, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi haji. Kita menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Kerajaan Arab Saudi, sekaligus terus memastikan agar layanan bagi jamaah Indonesia berjalan layak, aman, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Menhaj yang akrab disapa gus Irfan, di Mina (29/5/2026).

Menhaj menegaskan, komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Arab Saudi harus berdampak langsung pada penguatan layanan dan perlindungan jamaah. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI terus menggerakkan seluruh unsur petugas haji untuk mengawal pelaksanaan fase Mina, termasuk memastikan kelancaran pergerakan jamaah menuju Jamarat, pengaturan kepadatan, serta mitigasi terhadap cuaca panas.

Pengawasan layanan juga terus dilakukan terhadap penyedia layanan di maktab, termasuk aspek katering, ketersediaan air minum, kebersihan, serta kenyamanan tenda jamaah Indonesia. Menhaj menekankan bahwa seluruh layanan harus dijaga agar jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan tertib, aman, dan nyaman.

“Setiap komitmen layanan harus benar-benar dirasakan jamaah. Petugas kami terus berada di lapangan untuk memastikan jamaah mendapatkan pendampingan, perlindungan, dan pelayanan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Resepsi tahunan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala negara dan tokoh penting dunia Islam, antara lain Yang di-Pertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim ibni Sultan Iskandar dan Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye. Kehadiran para pemimpin dunia Islam ini mempertegas pentingnya kolaborasi dalam membangun tata kelola haji modern yang berpusat pada keselamatan, kenyamanan, dan kemanusiaan.

Gus Irfan juga mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia untuk tetap menjaga stamina, mematuhi arahan petugas, serta mengikuti jadwal dan koridor pergerakan yang telah ditetapkan.

“Energi dan fokus kami sepenuhnya dikerahkan untuk menjaga jamaah haji Indonesia. Kami mengimbau jamaah agar menghindari aktivitas luar ruang yang tidak mendesak, terutama pada siang hari, menjaga kesehatan, dan selalu bergerak dalam rombongan. Semoga seluruh jamaah Indonesia dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur, sehat, dan penuh berkah,” pungkasnya. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.