Logo

Wamenhaj Ajak ASN Kemenhaj Teladani Semangat Perjuangan Tokoh Haji

Sep 14, 2026 Editorial • 28 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA—Keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) harus memahami Hari Khidmat bukan hanya sebagai momentum kelembagaan, tetapi juga sebagai pengingat atas sejarah panjang kontribusi umat Islam dan para tokoh haji dalam perjalanan bangsa Indonesia. Hari Khidmat diperingati pada 8 September karena bertepatan dengan lahirnya Kemenhaj yang ditandai dengan pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah. Saat itu, jajaran Kemenhaj berasal dari berbagai kementerian dan lembaga.

Demikian disampaiakn Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam sambutannya di acara Doa dan Zikir Hari Khidmat Haji dan Umrah di Kantor Kemenhaj, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).

“Hari ini, lebih dari 5.000 ASN telah menjadi bagian dari Kemenhaj. Kita hadir untuk bersama-sama melayani dan berkhidmat kepada jamaah,” ujarnya.

Wamenhaj menjelaskan makna pakaian yang dikenakan dalam momentum tersebut. Menurutnya, pakaian itu merupakan simbol untuk mengingat kembali peran para tokoh haji dalam sejarah perjuangan Indonesia.

Sejumlah tokoh pergerakan nasional seperti dan HOS Tjokroaminoto, KH Ahmad Dahlan, dan Haji Samanhudi, kata Wamenhaj, memiliki keterkaitan erat dengan tradisi haji sekaligus perjuangan membangun bangsa.

“Para pendiri bangsa memiliki jejak yang kuat dengan tradisi haji. Karena itu, pakaian ini menjadi simbol kebangsaan, perjuangan, kemerdekaan, pendidikan, nasionalisme, dan religiusitas,” katanya.

Lebih lanjut, Wamenhaj mengatakan, sejarah tersebut penting untuk terus diingat agar keberadaan Kemenhaj tidak dipandang hanya sebagai institusi administratif. Kemenhaj membawa tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin baik bagi masyarakat.

Karena itu, Wamenhaj berharap nilai sejarah dan semangat perjuangan tersebut dapat menjadi energi bagi seluruh ASN Kemenhaj dalam menjalankan tugas.

“Yang ingin kita bangun adalah pelayanan haji yang semakin baik, dengan semangat kebangsaan, religiusitas, dan pengabdian kepada jamaah,” pungkasnya. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.