Logo

Garuda akan Berlakukan Sistem Bagasi Baru Berbasis Jumlah Koper 1 September Mendatang

Jul 17, 2026 Editorial • 50 views

AMPHURI.ORG, JAKARTA–Maskapai Garuda Indonesia bakal memberlakukan sistem piece concept untuk bagasi gratis penumpang mulai 1 September 2026. Artinya, skema berbasis jumlah koper tersebut akan menggantikan skema bagasi berbasis berat (weight concept) untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai tanggal tersebut.

Dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2026), Garuda Indonesia menegaskan jatah bagasi penumpang tidak berkurang. Bahkan, untuk sejumlah kelas penerbangan, batas maksimal berat bagasi per koper justru mengalami peningkatan.

“Melalui Piece Concept, informasi bagasi menjadi lebih jelas, pasti, dan mudah dipahami dan pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, membantu penumpang mempersiapkan barang bawaan sebelum keberangkatan, serta mendukung proses check-in dan pengambilan bagasi yang lebih cepat dan lancar,” tulisnya.

Bagi penumpang Economy Class akan memperoleh jatah satu koper dengan berat maksimal 23 kilogram, meningkat dari ketentuan sebelumnya yang hanya 20 kilogram. Sementara, penumpang Business Class dan First Class mendapatkan jatah bagasi hingga 32 kilogram per koper, naik dari sebelumnya 30 kilogram.

Dalam keterangan resminya itu, Garuda menyebut peningkatan batas berat tersebut memberikan ruang lebih besar bagi penumpang untuk membawa barang sesuai kebutuhan perjalanan. Apabila berat koper melebihi batas yang ditentukan, penumpang dapat memindahkan barang ke koper lain yang masih berada dalam alokasi bagasi gratis atau memanfaatkan jatah bagasi kabin dengan berat maksimal (7kg) sesuai ketentuan.

Jika kapasitas bagasi masih belum mencukupi, penumpang dapat membeli layanan Additional Piece sebelum keberangkatan atau Excess Baggage di bandara.

Khusus penumpang kelas ekonomi yang membawa koper dengan berat lebih dari 23kilogram hingga maksimal 32kilogram, Garuda menyediakan layanan Heavy Bag yang dapat dibeli melalui layanan Excess Baggage di bandara.

Dengan diterapkannya piece concept, pembelian bagasi tambahan tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah koper tambahan sesuai jatah bagasi gratis pada masing-masing kelas dan jenis tiket. Garuda menegaskan perubahan sistem bagasi ini bukan ditujukan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Maskapai plat merah ini menyebut kebijakan baru diterapkan untuk menyederhanakan aturan bagasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang. Selain membuat aturan bagasi lebih mudah dipahami, sistem baru juga diharapkan mempercepat proses check-in, mempermudah penanganan bagasi, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, terutama bagi penumpang yang melanjutkan penerbangan internasional.

Garuda juga menyatakan penerapan piece concept merupakan langkah penyesuaian terhadap standar yang telah diterapkan banyak maskapai internasional.

Ke depan, ketentuan bagasi akan disesuaikan dengan karakteristik rute, kebutuhan penumpang, serta standar operasional penerbangan domestik maupun internasional. Informasi mengenai jatah bagasi akan ditampilkan sejak proses pemesanan hingga tiket diterbitkan. (hay)

Comments

No comments yet. Be the first to comment.

Leave a Comment

Your email will not be published.
Your comment will appear after admin approval.