Logo

Kemenhaj Selesaikan Seleksi CACT ASN Karier 2026 dengan Prinsip Integritas dan Transparansi

May 22, 2026 Hayat Amphuri

AMPHURI.ORG, JAKARTA—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memastikan pelaksanaan Computer Assisted Competency Test (CACT) dalam rangka seleksi ASN karier Kementerian Haji dan Umrah Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di 30 provinsi secara serentak dan berjalan lancar.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Kemenhaj, Muhammad Arif, di Jakarta, Kamis (22/5/2026), seperti dikutip laman resmi Kemenhaj, haji.go.id.

Muhammad Arif mengatakan, pelaksanaan CACT digelar dalam dua tahap, yakni pada 19 Mei 2026 di 15 provinsi dan dilanjutkan pada 21 Mei 2026 di 15 provinsi lainnya, bekerja sama dengan Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) di masing-masing wilayah dan juga di UPT BKN.

Lebih lanjut Muhammad Arif mengatakan, pelaksanaan CACT menjadi bagian dari komitmen Kemenhaj dalam menghadirkan proses rekrutmen ASN yang profesional, transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas.

“Pelaksanaan CACT ASN Karier Kementerian Haji dan Umrah tahun 2026 telah selesai dilaksanakan di 30 provinsi secara serentak dengan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan integritas. Kami mengapresiasi seluruh peserta, panitia daerah, serta BKN yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data pelaksanaan CACT pada 19 dan 21 Mei 2026, sebanyak 308 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 291 peserta mengikuti ujian, sementara 13 peserta tidak hadir, dan 4 peserta mengajukan dispensasi untuk mengikuti ujian susulan.

Muhammad Arif menambahkan, seluruh proses pelaksanaan seleksi dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Competency Test (CACT) BKN guna memastikan standar penilaian yang objektif, terukur, dan bebas dari intervensi.

“Melalui sistem CACT, seluruh peserta mengikuti proses seleksi secara terbuka, adil, dan terstandar. Integritas menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan seleksi ASN Kementerian Haji dan Umrah agar menghasilkan SDM yang profesional dan berintegritas,” lanjutnya.

Kemenhaj memastikan seluruh tahapan seleksi ASN karier dilaksanakan secara profesional sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, pembangunan budaya kerja berintegritas, dan peningkatan pelayanan publik di lingkungan Kemenhaj. (hay)