Aug 06, 2026 Editorial • 24 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA–Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengumumkan nama-nama calon jamaah haji yang berhak berangkat pada musim haji 1448 H/2027. Kemenhaj mengimbau seluruh calon jamaah untuk segera mempersiapkan diri secara matang, terutama dari segi fisik dan pemahaman manasik. Aspek mental dan penguasaan tata cara ibadah haji menjadi modal utama yang wajib dimiliki jamaah sejak jauh-jauh hari.
Hal ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, di Jakarta usai menghadiri acara di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
“Kepada calon jamaah haji tentu persiapkan diri. Persiapan pertama tentu tentang mental, mental dan manasik tentang haji. Kita berharap jamaah haji bisa benar-benar paham tentang manasik haji sehingga di Tanah Suci tidak banyak tergantung pada pihak lain,” ujar Menhaj Gus Irfan, sapaan akrabnya.
Gus Irfan menekankan pentingnya menjaga stamina dan kesehatan fisik. Ia mengingatkan agar para jamaah tidak mengabaikan faktor kesehatan yang dapat mengancam keberangkatan mereka ke Tanah Suci.
Menhaj Gus Irfan juga mengatakan, sebagai catatan evaluasi dari penyelenggaraan haji sebelumnya, pemerintah menemukan ratusan calon jamaah yang terpaksa batal terbang akibat tidak lolos pemeriksaan kesehatan akhir di embarkasi
“Yang kedua dan lebih penting lagi adalah masalah fisik. Tolong disiapkan fisiknya, jangan sampai ketika mau berangkat itu nanti menjadi masalah. Sebagai informasi, tahun kemarin jamaah haji yang sudah sampai di embarkasi kita cek ulang kesehatannya, ada 345 calon jamaah haji yang tidak jadi berangkat karena kesehatannya tidak layak,” ungkapnya.
Mengingat waktu keberangkatan yang masih cukup panjang, Menhaj meminta para calon jamaah yang telah terdaftar untuk langsung memulai pola hidup sehat dan rutin berolahraga.
“Jadi saya harapkan mulai hari ini mumpung masih ada waktu cukup panjang, dijaga kesiapan fisiknya,” imbuhnya.
Adapun mengenai besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2027, Gus Irfan mengungkapkan bahwa draft usulan anggaran sudah resmi diajukan oleh pemerintah kepada DPR RI. Namun, proses pembahasan mendalam baru akan dilakukan setelah masa reses parlemen berakhir.
“Kami sudah mengajukan ke DPR, DPR hari ini sedang reses. Mungkin setelah reses akan dibahas DPR dalam bentuk Panitia Kerja (Panja),” terang Gus Irfan.
“Nanti ada diskusi Panja antara DPR dengan kami, kemudian ada kesepakatan. Nanti akan dihantarkan ke Presiden, baru nanti Presiden akan memutuskan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres),” imbuhnya. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 54,427 views
Nov 21, 2025 • 16,601 views
May 27, 2026 • 8,554 views
Jun 01, 2026 • 5,317 views
Aug 06, 2026 • 128 views
Aug 06, 2026 • 59 views
Aug 06, 2026 • 16 views
Aug 06, 2026 • 10 views