Sep 06, 2026 Editorial • 224 views
AMPHURI.ORG, JAKARTA–Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan penutupan enam bandara terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga empat jam ke depan demi menjaga keselamatan penerbangan.
“Terkait dengan penerbangan, khususnya penutupan bandara, per waktu sekarang ini kami kemungkinan akan masih melakukan penutupan sampai empat jam ke depan,” demikian disampaikan Menhub dalam keterangan resminya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026), seperti dikutip Antara.
Menhub menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan terakhir menggunakan metode paper test, enam bandara yang terdampak masih menunjukkan hasil positif terdapat abu vulkanik, sehingga penutupan sementara tetap diberlakukan.
“Sehingga, untuk empat jam ke depan kami masih melakukan penutupan Bandara Radin Inten, kemudian Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Budiarto, Pondok Cabe, dan Husein Sastranegara,” katanya.
Menhub menegaskan, upaya penutupan sementara enam bandara akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, dilandasi demi keselamatan operasional penerbangan. Menurutnya, penutupan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.
Sebelumnya, Kemenhub menutup lima bandara yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, serta Budiarto Curug Tangerang. Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut turut dihentikan sementara. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
May 25, 2026 • 55,044 views
Nov 21, 2025 • 32,099 views
May 27, 2026 • 11,089 views
Jun 01, 2026 • 9,454 views
Sep 24, 2026 • 145 views
Sep 23, 2026 • 106 views
Sep 22, 2026 • 129 views
Sep 21, 2026 • 58 views