Logo

Haji 2026 Belum Usai, Saudi Sudah Langsung Siapkan Haji 2027

May 22, 2026 Hayat Amphuri

AMPHURI.ORG, JEDDAH–Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah mengatakan Pemerintah Arab Saudi memastikan perencanaan penyelenggaraan haji 1448H/2027 akan dimulai pada 12 Dzulhijjah 1447H atau 29 Mei 2026, saat rangkaian ibadah haji 1447H/2026 masih berlangsung. Langkah ini menunjukkan pola pengelolaan haji yang semakin terstruktur, seiring upaya Saudi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.

Menhaj Tawfiq menegaskan, persiapan musim haji tahun depan dilakukan melalui kerangka kerja terintegrasi yang melibatkan berbagai lembaga pemerintah, kantor urusan haji dari berbagai negara, hingga penyedia layanan haji.

“Sejak musim lalu, kementerian telah mengerjakan rencana terperinci dengan jadwal waktu spesifik dalam koordinasi dengan 78 negara untuk memastikan kelancaran operasional dan mengawasi semua aspek operasional yang terkait dengan tempat-tempat suci, akomodasi di Mekkah dan Madinah, transportasi, katering, dan layanan penerbangan,” demikian kata Menhaj Tawfiq dalam forum diskusi edisi ketiga Hajj Health and Safety Forum di Jeddah, Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut Menhaj Tawfiq menjelaskan, penyusunan peta jalan untuk musim haji berikutnya dimulai bahkan sebelum musim haji berjalan berakhir. Pada 12 Dzulhijjah, kementerian akan menggelar pertemuan dengan kepala kantor urusan haji serta perusahaan penyedia layanan jamaah untuk menyusun roadmap musim selanjutnya. Diantaranya mencakup pengelolaan pergerakan jamaah di area tempat suci, akomodasi di Mekkah dan Madinah, transportasi, konsumsi, hingga layanan penerbangan.

Selain pertemuan langsung, kata Menhaj Tawfiq, pemerintah Saudi juga rutin menggelar rapat virtual dengan kantor urusan haji dari berbagai negara untuk memantau kesiapan serta implementasi rencana yang telah disusun.

Dalam pengelolaan musim haji, Saudi juga mengoperasikan Hajj Projects Management Office yang berada di bawah Program Guests of the Most Merciful, Komite Tertinggi Haji, serta supervisi langsung Emirat Wilayah Mekkah.

Kantor ini berperan mengumpulkan dan menyelaraskan rencana operasional dari lebih dari 60 lembaga pemerintah. Secara total, terdapat lebih dari 600 rencana operasional yang dikoordinasikan agar seluruh pelaksanaan layanan berjalan sinkron tanpa tumpang tindih.

Tawfiq menegaskan seluruh lembaga kini bekerja dalam satu sistem terpadu dengan tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah. Menhaj juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan transportasi dan skema pengelolaan kepadatan jamaah.

Lebih lanjut Menhaj memperingatkan agar tidak terjadi pergerakan rombongan secara acak di area tempat suci, karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan jamaah. Selain itu, Menhaj Saudi juga mengimbau jamaah tetap berada di dalam tenda di Arafah selama puncak cuaca panas, yakni pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat. (hay)